TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sukses Kelola Beras Petani, Perumda Sei Sembilang Kab. Banyuasin Ingin Perluas Usaha

Editor
14 June 2021 | 19:49
rubrik: BUMD, Event
Sukses Kelola Beras Petani, Perumda Sei Sembilang Kab. Banyuasin Ingin Perluas Usaha

Jakarta, TopBusiness – Perumda Sei Sembilang terpilih sebagai Finalis ajang TOP BUMD Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah Top Business. Perumda ini merupakan salah satu BUMD Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan yang didirikan berdasarkan  Perda No 8 Tahun 2019.  

Tujuan didirikannya perumda ini untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam dalam rangka  mewujudkan Program Banyuasin Bangkit dengan 7 Program Banyuasin Prima yang selaras dengan Rencana Jangka Menengah Daerah Kabupaten.  

Strategi bisnis yang dijalankannya: pemanfaatan sumber daya alam yang potensial secara ekonomis dengan input nilai tambah dari produk yang dihasilkan; Unit Usaha Perdagangan Beras menerapkan strategi keunggulan biaya menyeluruh  (low cost); Mengamati perilaku  perubahan transaksi dan perilaku konsumen dengan menerima pemesanan online dengan media sosial; dan Membuka Peluang bisnis dan  kerjasama antar BUMN, BUMD dan perusahaan lainnya.

Proporsi usaha:  85 persen laba dan 15 persen layanan publik atau sosial (CSR). Saat ini, aktivitas usaha Perumda Sei Sembilang menjalankan unit usaha perdagangan beras. Yaitu, memenuhi kebutuhan pangan beras untuk ASN Pemkab Banyuasin yang menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Kinerja Bisnis

Sebagai Finalis TOP BUMD Awards 2021, Perumda Sei Sembilang telah mengikuti tahapan Presentasi dan Tanya-Jawab dengan dewan juri yang diselenggarakan secara online pada 10 Juni 2021. Mewakili perumda mengikuti tahapan ini: Dr. H. Muhammad Senen Har., Ip., Msi, selaku Plt. Direktur.

Ia menjelaskan target kinerja berdasarkan Perda/Penugasan oleh Kepala Daerah, “Sesuai Perda No. 8 Tahun 2019 perihal Pendirian Perumda, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai prinsip ekonomi; dan Mendatangkan keuntungan, melindungi industri daerah dan usaha kerakyatan.”

“Dalam pencapaian atas target kinerja, kami melibatkan mitra usaha skala rumahan petani, usaha kecil dalam pengadaan bahan baku dan proses produksi dengan pihak ke tiga yang merupakan pengusaha lokal dengan mempekerjakan tenaga kerja lokal.”

BACA JUGA:   Bank Sleman, BUMD Penyumbang Tertinggi PAD Kabupaten Sleman

Dalam presentasinya terkait kinerja Perumda Sei Sembilang, Muhammad Senen memaparkan pencapaian kinerja bisnis, ”Pertama, meski baru launching Desember 2020, untuk produk beras Sedulang Setudung, kami mencatat omzet penjualan Rp405.444.000;  jumlah pelanggan 1.885 ASN, laba  Rp39.468.000  dan penjualan yang terus tumbuh.”

“Kedua, kami mengutamakan pelayanan pelanggan, yaitu: pemesanan beras bisa lewat website, telepon, media online dengan chatting.  Selanjutnya, mengantarkan  beras ketujuan.  Pembayaran lewat transfer. Lalu ada pelayanan purna jual, mengganti produk baru bila ada kerusakan dari penjualan,” ungkapnya.

“Ketiga, mengutamakan kualitas produk sesuai motto ‘Pangan Sehat, Asal Tanaman-Dalam Negeri’ dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Selatan. Saat ini, kami punya 3 produk beras yaitu: Sedulang Setudung, Tani Bangkit, dan Beras Jalur,” terangnya.

Terkait kepuasan pelanggan, secara internal, perumda mengukur 5 indikator yaitu: pelayanan pelanggan, promosi dari pembeli, cita rasa beras, kualitas beras, dan kebutuhan sehari-hari. Hasilnya, semua indikator mendapat penilaian positif dari pelanggan.”

Inovasi di Pemasaran dan Layanan Pelanggan

Terkait terobosan, inovasi, atau prestasi bidang pemasaran/layanan pelanggan, Plt. Direktur Perumda Sei Sembilang itu menerangkan, “Produk Beras Sedulang Setudung  merupakan produk fresh dengan kadar air 14 persen, tanpa bahan pengawet, melayani pelanggan sampai wilayah kerja—SKPD, kecamatan, dan kelurahan –  Seluruh Banyuasin.”

“Kemudian, pelayanan pelanggan dilakukan secara daring: pemesanan – info pembayaran via group Whatsapps dan distribusi langsung ke titik kantor dinas, kecamatan, dan kelurahan untuk menghindari kerumunan dan mengikuti Protokol Kesehatan sesuai aturan pemerintah.”

“Kami juga akan mengganti produk secara utuh bila terdapat kekurangan karena kerusakan fisik dari beras dan kemasannya sebagai komitmen pada pelanggan,”

Inovasi Manajemen, Human Capital dan Teknologi Informasi

Kepada dewan juri, Muhammad Senen menerangkan, “Untuk aspek Human Capital, mengingat saat ini untuk bisnis kami masih fokus pada ‘money follow market’, begitu pula untuk rekrut karyawan. Kami melakukan investasi ke pegawai mengikuti pasar yang sudah dipastikan pasti ada pembelinya. Sehingga investasi Human Capital terkoneksi dengan profit yang diterima perusahaan.”

BACA JUGA:   Berkat Dukungan Pemerintah Daerah, BPR Delta Artha Mampu Hadirkan Kinerja Maksimal

Untuk perekrutan karyawan, lanjutnya, Perumda Sei Sembilang memperhatikan 5 karakteristik: motives, traits, self-concept, knowledge, skill.”

“Untuk kompetensi, kami mengembangkan kompetensi SDM yang bersifat soft skill, hard skill, social skill, maupun mental skill.”

“Kemudian, untuk pelatihan dan kompetensi staff dan pimpinan, kami mengikuti pelatihan yang diselenggarakan pemkab dan  pemprov serta mewajibkan melakukan coaching dari pimpinan kepada bawahannya.”

“Sebagai informasi, pada 3 Juni 20201, kami telah melakukan proses perekrutan Direktur” ungkapnya.

Terkait aspek Kepuasan Karyawan, menurut Muhammad Senen, saat ini perumda menyediakan fasilitas kesehatan, tunjangan, fasilitas kerja serta adanya kewajiban coaching dari pimpinan.

“Untuk aspek Teknologi Informasi (TI), kami memanfaatkan sosial media secara masif https://www/facebook.com/SeiSembilang.Banyuasin, layanan pelanggan dengan website perusahaan, serta email: bumdseisembilang.banyuasin@gmail.com.”

Perbaikan Sistem/Inovasi Bisnis 

Muhammad Senen menjelaskan perluasan pemasaran dilakukan dengan penjajakan kerjasama jual-beli beras antar usaha di lingkungan Provinsi Sumatera Selatan. “Juga kerjasama antar provinsi dengan difasilitasi pemerintah daerah. Bupati Banyuasin selaku Kuasa Pemilik Modal turun langsung untuk memasarkan setiap produk dari perusahaan.”

“Selain itu, secara internal, kami memperluas volume/omzet produksi per satuan waktu dan secara eksternal lebih memperkenalkan produk khas Banyuasin.”

Layanan di Masa Pandemi COVID-19

Seiring dengan adanya Pandemi Covid-19, Perumda Sei Sembilang menjalan sejumlah inisiatif, pertama, menyerap bahan baku dan bahan setengah jadi dari petani lokal, secara administrasi tercatat, dituangkan dalam SPK pengadaan beras dengan mitra, bahan baku beras berasal dari petani/kelompok tani di Banyuasin.

Kedua, hanya mitra terbaik yang mengikuti standar mutu beras sesuai Peraturan Menteri Pertanian yang dilibatkan sebagai mitra. SOP pengadaan dilakukan dengan kontrak putus per bulan.

Ketiga, menggunakan media sosial dalam Pemesanan. Pembayaran diutamakan melalui transfer.

BACA JUGA:   TOP BUMD Awards 2025 Siap Digelar, Ini Jadwal Lengkapnya

Keempat, mengikuti protokol Kesehatan saat pendistribusian beras ke tempat lain dalam satu wilayah atau berbeda wilayah dalam lingkup Kabupaten Banyuasin.

Kontribusi Terhadap Pemda, Pembangunan Daerah & Visi Presiden RI 2019-2024

Dalam kesempatan ini, kepada dewan juri, Muhammad Senen menyatakan, ”Kami mendukung Banyuasin Bangkit dan Program Banyuasin Prima dengan salah satu program yang kami jalankan yaitu Petani Bangkit. Dengan menggunakan gabah dan beras yang dihasilkan di Banyuasin dan mitra kerja.

“Kemudian, program kerja dan core unit bisnis yang telah dan akan dikembangkan perumda dalam Rencana Bisnis 5 tahun ke depan (2020—2021) selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten.”

“Kontribusi kami juga berupa Pajak PPh Pasal 22 setiap transaksi pengadaan dan pajak badan tahun 2020.”

Ke depan, lanjutnya, kontribusi Perumda Sei Sembilang diharapkan akan meningkat seiring perluasan aktivitas usaha, antara lain:

“Pemanfaatan lahan untuk budi daya Jagung yaitu Corn Estate. Penandatangan MoU antara  Perumda Sei  Sembilang dengan Agro Jabar, pada 3 Juni 2021 di Palembang.

“Usaha Air Minum dalam Kemasan dengan brand Betuah. Dengan membangun pabrik AMDK di Kecamatan Talang Kelapa, Kelurahan Sukamoro, Banyuasin.”

“Produksi serat sabut kelapa mejadi butiran serat kelapa (coco fibre–coco peat) dengan memanfaatkan IKM Desa Teluk Payu BA II.”

“Pengelolaan Participating Interest pada industri migas blok Rimau.”

“Kawasan Ekonomi Khusus. Sebagai mitra usaha  pengeloaan KEK Tanjung Api-api.”

Terkait visi Presiden RI, mendukung pemanfaatan APBN yang efektif dan tepat sasaran, salah satu tujuan NAWACITA adalah Kemandirian yang Mensejahterakan dengan program Daulat Pangan Berbasis Agribisnis Kerakyatan.

“Itu selaras dengan unit usaha Perumda Sei Sembilang Perdagangan Beras, dengan memanfaatkan semua potensi beras lokal Banyuasin. Pengembangan usaha dengan volume yang lebih besar mewajibkan perumda berinovasi untuk memanfaatkan aset daerah dalam bentuk mesin, bangunan dan tanah, karena keterbatasan modal,” tegas Muhammad Senen.   

Penulis: Teguh Imam S

Tags: Perumda Sei SembilangTOP BUMD Awards 2021
Previous Post

PDAM Kota Magelang Hadirkan Kinerja Prima dengan Kembangkan Inovasi dan Terobosan

Next Post

Perumda Air Minum Tirta Ayu, BUMD Air Minum Terbaik Provinsi Jawa Tengah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR