TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Inilah Sederet Strategi Bank Kalbar di Era New Normal

Editor
21 June 2021 | 21:03
rubrik: BUMD, Event
Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Inilah Sederet Strategi Bank Kalbar di Era New Normal

Jakarta, TopBusiness – Pandemi Covid-19 amat memilukan bagi pelaku bisnis, khususnya di dunia perbankan. Para pelaku bisnis perbankan harus memutar otak agar bisa tetap bertahan di situasi seperti ini. Begitupun yang nampak terlihat dari Bank Kalimantan Barat (Kalbar) yang terus berupaya melakukan ragam starategi untuk mengantisipasi dampak negatif Covid-19 terhadap kelanjutan bisnisnya.

Dalam presentasinya, Samsir Ismail selaku Direktur Utama Bank Kalbar mengungkapkan bahwa sebagaian besar debiturnya yang terkena dampak adalah segmen usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Oleh sebab itu, untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan keberlanjutan bisnis perbankan, Bank Kalbar membuat strategi bisnis di era new normal agar bisnis perbankan tetap eksis dan membukukan laba. 

“Bagi masyarakat pelaku usaha mikro, kami ada program CSR  sebagai upaya mensupport mereka. Bahkan, Pemerintah Dareh juga yang punya kebutuhan bisa kami layani, biasa untuk Pemda itu di akhir tahun karena kekurungan dana untuk gaji atau untuk proyek, termasuk untuk membantu penanganan covid,” ungkap Samsir saat mengikuti penjurian TOP BUMD Awards 2021 yang diadakan majalah TopBusiness secara daring, 

Selain itu, dalam upaya menghadapi era new normal, Bank Kalbar membuat strategi bisnis agar perusahaannya tetap eksis dan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional, namun tetap membukukan laba sebagai upaya meningkatkan pendapatan daerah. Strategi tersebut seperti Restrukturisasi Kredit, Menerapkan Prinsip Prudential Banking, Business Continuity Plan dan Strees Testing dan pemanfaatan teknologi digital.

“Di Masa New Normal, kami terus menerapkan prinsip prudential banking, fokus dalam penyaluran kredit pada sektor yang relatif aman dan menghindari sektor yang terkena dampak langsung dari COVID-19. New Normal fokus pada perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal di tengah COVID-19 dengan tetap mempraktekkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19,” lanjut Samsir dalam presentasinya.

BACA JUGA:   Di Tengah Pandemi, Jamkrida Bali Mandara Tetap Konsisten Bantu UMKM

Oleh sebab itu, dalam upaya penyelamatan kredit kepada debitur yang terkena dampak pandemi, Bank Kalbar selalu mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 48/POJK.03/2020 tanggal 1 Desember 2020 tentang Perubahan atas peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai kebijakan countercyclical dampak Coronavirus Disease 2019, salah satunya yakni melakukan Restrukturisasi Kredit.

Restrukturisasi kredit merupakan pembiayaan kepada debitur yang terkena dampak penyebaran COVID-19 termasuk debitur usaha mikro, kecil, dan menengah sesuai dengan prinsip kehati-hatian bank dan ketentuan yang berlaku, seperti perpanjangan jangka waktu, pemberian restrukturisasi Kredit disesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan membayar debitur dan sebagainya.

Masih dalam presentasinya, Samsir melanjutkan bahwa dalam rangka memastikan operasional Bank dapat berjalan dengan baik dan bentuk mitigasi risiko terhadap dampak pandemi COVID-19, maka pihaknya telah melakukan Business Continuity Plan dan Strees Testing. “Ini merpakan salah satu bentuk penyesuaian dari perubahan industri perbankan saat ini, maka kami mengupayakan melakukan efisiensi dalam operasional Bank,”  terangnya.

Beberapa langkah yang dilakukan terkait Business Continuity Plan dan Strees Testing yakni, menunda rencana peningkatan status Kantor Cabang Pembantu, mengingat besarnya biaya yang akan dikeluarkan apabila dilakukan pembangunan gedung kantor maupun rekrutmen pegawai. Menekan semaksimal mungkin usulan special rate dan mengarahkan untuk menghimpun dana murah dari masyarakat dan membuat aturan mengenai ketentuan suku bunga. Selektif dalam menjalankan perjalanan dinas bagi pegawai disesuaikan dengan urgensi kegiatan. Melakukan seleksi berdasarkan urgensi terhadap permintaan Divisi maupun Kantor Cabang dalam pengadaan ATI sesuai Rencana Bisnis Bank dan sebagainya.

Strategi selanjutnya yang dilakukan selama pandemi Covid-19 di Masa New Normal ini, maka Bank Kalbar harus mampu menyediakan sarana perbankan berbasis teknologi. Tren penggunaan transaksi perbankan berbasis digital ini tentu merupakan peluang bagi Bank Kalbar terutama untuk meningkatkan pendapatan fee based income terutama dari transaksi delivery channel.

“Dalam hal ini kami selalu melakukan sosialisasi baik secara langsung maupun melalui media cetak dan media sosial untuk menggunakan delivery channel yang dimiliki oleh Bank Kalbar seperti Mobile Banking maupun outlet ATM, CDM, dan CRM,” jelasnya.

BACA JUGA:   Keandalan PT MRT Jakarta Layak Jadi Benchmark Perusahaan Lain

Guna mendukung hal ini maka disusun strategi peningkatan fee based income dari transaksi delivery channel, Bank Kalbar melakukan langkah strategis seperti Melakukan evaluasi terhadap outlet  yang memiliki kinerja rendah dan selanjutnya dilakukan relokasi mesin ATM kepada lokasi lain yang lebih strategis guna meningkatkan peluang mendapatkan fee based income. Meningkatkan fitur layanan multibiller yang tersedia. Monitoring rutin terhadap pencapaian penjualan kartu ATM maupun penambahan pengguna mobile banking. Kerjasama dengan lembaga (Universitas/Sekolah/Swasta) maupun komunitas tertentu untuk difasilitasi penerbitan kartu ATM Bank Kalbar. Pengembangan sarana lain yang mendukung seperti Virtual Account maupun sistem pembayaran berbasis QRIS dan langkah penunjang lainnya.

Penulis: Abdullah Suntani

Tags: Bank KalbarTOP BUMD Awards 2021
Previous Post

Ini Produk Baru Indofarma untuk Lawan Covid-19

Next Post

Ada Potensi IHSG Menguat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR