TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menperin: Kebutuhan Oksigen Medis Capai 2.333 Ton Sehari

Achmad Adhito
12 July 2021 | 11:10
rubrik: Ekonomi
Kemenperin-Asosiasi Gas Upayakan  Oksigen Pasien Covid Cukup

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, per 6 Juli 2021, kebutuhan oksigen medis meningkat hingga 2.333 ton per hari, sementara kapasitas nasional di angka 1.578 ton hari. Artinya, terdapat defisit sekitar 575 ton per hari.

“Kami mendapatkan tugas mencari sumber-sumber oksigen tambahan, baik dari peningkatan kapasitas produksi maupun impor. Saat ini kami sudah mengamankan pasokan sekitar 922 ton oksigen per hari, baik yang didapat dari impor maupun lokal,” jelas Menteri Perindustrian RI (Menperin), Agus Kartasasmita, akhir pekan kemarin melalui penjelasan tertulis.

Ia menjelaskan, Kemenperin terus melakukan berbagai upaya proaktif dengan melakukan kerja sama dan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, asosiasi industri maupun perusahaan industri . Hal itu untuk membantu memenuhi kebutuhan gas oksigen untuk penanganan pasien Covid-19 di sejumlah daerah.

“Sektor industri dapat memberikan kontribusi yang besar dalam penanggulangan Covid-19 pada situasi sekarang ini. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada perusahaan industri PT Indo-Rama Synthetics Tbk. serta PT Indorama Ventures Indonesia yang telah bersedia mendonasikan peralatan oxygen concentrator,” kata menperin pada acara penerimaan bantuan 600 oxygen concentrator dari dua perusahaan tersebut.

Bantuan yang diberikan hari ini berupa 400 unit oxygen concentrator dari Indo-Rama Synthetics serta 200 unit dari Indorama Ventures Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan oleh Presiden Direktur PT Indorama Ventures Indonesia, Saurabh Mishra, secara simbolis dan virtual kepada Pemerintah RI.

Oxygen concentrator merupakan alat yang bisa membantu pasien Covid-19 non-ICU. Alat tersebut dinilai efisien dalam penanganan pasien karena dapat memproduksi oksigen serta mendistribusikan langsung pada pasien Covid-19 di lokasi perawatan.

“Kaminya berterima kasih banyak untuknya bantuannya ini, khususnya kepada Sri Prakash Lohia, Chairman Group Indorama. Bantuan oxygen concentrator ini sangat berarti karena dapat mengurangi kebutuhan akan tabung oksigen,” tutur Menperin.

BACA JUGA:   Analis: Penguatan Rupiah akan Berlanjut
Tags: agus kartasasmitadampak covid-19oksigen medis
Previous Post

Ekonom: Resilience Saat Pandemi, Performa Bank Syariah Tetap Stabil dan Positif

Next Post

Digitalisasi BUMN: Ini yang Dilakukan PT KBI Menuju Full Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR