TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dihajar Pandemi, BPR Kerta Raharja Mampu Jaga Performa Bisnis

Editor
13 July 2021 | 14:47
rubrik: BUMD, Event
Dihajar Pandemi, BPR Kerta Raharja Mampu Jaga Performa Bisnis

Jakarta, TopBusiness – PT Bank Perkreditan Rakyat Kerta Raharja (BPR Kerta Raharja) terpilih menjadi salah satu finalis di ajang “Top BUMD Award 2021” yang diselenggarakan Majalah Top Business.

Pada sesi penjurian yang berlangsung secara virtual pada Selasa (06/07/2021) lalu, Direktur Operasional PT BPR Kertaraharja Boy Ferli Sumaatmaja memaparkan sejumlah strategi bisnis dan capaian kinerja bank selama tahun 2020-2021.

Kepada Tim Dewan Juri TOP BUMD, Boy Ferli mengatakan sebagai retail banking, BPR Kerta Raharja sepanjang tahun 2020 dihadapkan pada tantangan berat akibat dampak ekonomi yang disebabkan pandemi covid-19.

Meski begitu, Boy Ferli menyatakan bahwa bank tetap survive dan mampu menjaga stabilitas kinerja. Berdasarkan  laporan keuangan yang terpublikasi di website Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Desember 2020, BPR Kerta Raharja  telah mencatatkan aset hingga dari Rp359 miliar dengan pencapaian profit mencapai Rp3,426 miliar dan nilai pendapatan/penjualan mencapai Rp69,3 miliar.

“Dan berdasarkan ratio-ratio keuangan yang dipersyaratkan oleh Bank Indonesia (BI) dan OJK, pada dasarnya PT BPR Kerta Raharja dalam kondisi Sehat,” ujar Boy Ferli.

Ia mencontohkan hasil audit keuangan tahun 2020, posisi CAR (Capital Adequacy Ratio) 23,31% yang jauh di atas ketentuan/standard BI > = 12 % kondisi sehat. Kemudian, ia menyebutkan, LDR (Loan to Deposito Ratio) ada di angka 74,82% — artinya masih dalam kriteria sehat. Begitu pun Cash Ratio jauh di atas standard BI sebesar 17,08%.

Berikutnya, ia menunjuk RoA (Return on Asset) sebesar 1,48% dengan status sehat, lalu BOPO (Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional) sebesar  89,45% termasuk bagus dan sehat, lalu KAP (Kualitas Aktiva Produktif) sebesar 5,21% dengan status sehat.

“Selain itu sejak pandemi berlangsung, kami memfokuskan strategi bisnis pada peningkatan kualitas portofolio kredit yang bermasalah, sehingga mampu menjaga Non Performing Loan (NPL) berpredikat sehat. Hasilnya, pada hasil audit 2020 kami bisa menjaga NPL di angka 2,95%,” papar Boy Ferli seraya berharap  kedepannya BPR Kerta Raharja bisa meningkatkan modal disetor lebih dari Rp 50 miliar. Saat ini modal BPR Kerta Raharja sendiri ada di angka 46 miliar.

BACA JUGA:   Bank Sumut Tetap Utamakan Kredit Produktif

Terjaganya kinerja BPR Kerta Raharja ini menurut Boy Ferli disebabkan berbagai foktor, di antaranya; Pertama, secara branding, BPR Kerta Raharja telah menjadi perbankan yang semakin dipercaya dengan jumlah nasabah yang terus bertambah. Nasabah yang sudah bergabung, lanjutnya, juga semakin loyal karena pelayanan prima yang diberikan bank milik Pemkab Bandung tersebut.

“Kami memberikan pelayanan yang prima kepada setiap nasabah untuk menjaga kualitas hubungan emosional yang sudah terbentuk. Dengan hal tesebut kami bisa memahami semua kebutuhan dan keperluan nasabah kami baik itu pinjaman dan simpanan dan juga memberikan hadiah kepada nasabah yang rajin menabung seperti liburan dan hadiah menarik lainnya,” katanya.

Kedua, BPR Kerta Raharja ini  terus melakukan ekspansi, perbaikan system dan inovasi serta adaptasi terhadap berbagai tantangan dan perubahan. Ia mencontohkan salah satu perbaikan system/inovasi bisnis yang telah dijalankan adalah Core Banking System yakni sistem yang digunakan untuk menyediakan berbagai layanan yang ditawarkan oleh sistem perbankan BPR Kerta Raharja kepada para nasabah dan ini dilakukan oleh seluruh kantor cabang perbankan.

Fungsi core banking yang paling mendasar bagi nasabahnya adalah melayani seluruh nasabah untuk berbagai kebutuhannya seperti funding, lending dan deposit uang. Bank tidak perlu lagi untuk mendapatkan deposit dan penarikan uang tunai di cabang yang sama, Anda bisa deposit dari cabang manapun dan mendapatkan penarikan dengan mudah dari cabang lainnya.

Karena dengan sistem ini memungkinkan bank untuk mendapatkan transfer dana mereka dan transaksi lainnya dari satu cabang ke cabang lainnya dengan sangat mudah dan cepat.

“Core Banking System mampu menyesuaikan model restrukturisasi kredit seperti tenggang waktu angsuran pokok dan bunga dan atau pokok saja atau bunga saja, termasuk pemisahan Laporan o/s debitur sesuai KAP masing-masing,” kata Boy Ferli.

BACA JUGA:   Berkat Dukungan Pemerintah Daerah, BPR Delta Artha Mampu Hadirkan Kinerja Maksimal

Ketiga, Kualitas SDM yang terus ditingkatkan. Boy Ferli mengatakan bahwa dalam menghadapi persaingan, pihaknya berusaha untuk terus meningkatkan kualitas SDM sesuai dengan pertumbuhan perusahaan, persaingan, dan perkembangan sistem perbankan. Peningkatan layanan juga dilakukan melalui pelaksanaan operasional jemput bola dengan cara langsung datang ke lokasi nasabah.

Selain itu peningkatan juga dilakukan melalui dukungan IT dengan sistem online-nya. Layanan dan sarana lainnya dihadirkan melalui penambahan sarana dalam rangka meningkatkan pelayanan (payment point) untuk tagihan listrik, telepon, dan lainnya.

“Kami juga selalu menjalin hubungan baik dengan BPR-BPR lainnya, sehingga tercipta kepercayaan yang tinggi untuk melakukan penempatan dana terutama deposito di BPR Kerta Raharja atau sebaliknya,” terang Boy Ferli.

Di samping mampu menjaga kinerja bisnisnya, BPR Kerta Raharja juga mampu menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga menjadi penyokong dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di tahun 2020 lalu BPR Kerta Raharja sudah menyetor PAD hingga Rp1,8 miliar.

“Selain PAD, kami juga banyak berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ini seperti membangun Sanitasi Jamban Bersih (Iwash) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, menyediakan Air Bersih bekerja sama dengan Dinas Dispertasih, juga bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja untuk pengiriman tenaga kerja ke Korea dan Jepang, dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Penulis: Abi Abdul Jabbar Sidik

Tags: BPR Kerta RaharjaTOP BUMD Awards 2021
Previous Post

Modernland Rasakan Dampak Pelonggaran PPN Rumah

Next Post

Penerapan GRC PT Pupuk Kaltim Didukung Sistem IT Handal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR