TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Berkat Dukungan Pemerintah Daerah, BPR Delta Artha Mampu Hadirkan Kinerja Maksimal

Editor
11 June 2021 | 06:43
rubrik: BUMD, Event
Berkat Dukungan Pemerintah Daerah, BPR Delta Artha Mampu Hadirkan Kinerja Maksimal

Jakarta, TopBusiness – Sebagai badan usaha milik daerah yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap perekonomian daerah, terutama setoran PAD, BPR Delta Artha pada tahun 2020 diberikan target untuk dapat merealisasikan PAD sebesar Rp 5,7 miliar. Sebuah target yang tentu tidak mudah di tengah lesunya perekonomian nasional terimbas pandemi Covid-19. 

Namun BPR Delta Artha ternyata mampu memenuhi target yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tersebut, bahkan mencapai lebih dari yang ditargetkan karena mampu memberikan setoran sebesar Rp 5,76 miliar  atau 101,15%. Sebuah prestasi tentunya. 

Hadirkan Banyak Kinerja Positif

Menurut Direktur Utama BPR Delta Artha Sofia Nurkrisnajati dalam penjurian TOP BUMD Awards 2021, banyak kinerja positif yang telah ditorehkan perusahaan selain mampu merealisasikan target PAD yang diberikan. 

“Tahun 2020 merupakan tahun yang sesungguhnya tidak sepenuhnya bagus bagi kondisi perekonomian Indonesia, namun tahun 2020 tetap merupakan tahun yang menggembirakan bagi perusahaan, karena BPR Delta Artha mampu menghadirkan banyak kinerja positif. Sebuah prestasi timwork yang akan terus diupayakan dipertahankan bahkan ditingkatkan”, kata Sofia Nurkrisnajati. 

Banyak kinerja positif tersebut misalnya adalah kenaikan kinerja keuangan pada tahun 2020. Seperti misalnya total asset tahun 2019 sebesar Rp 572.674.340.000 menjadi Rp 612.907.302.000 tahun 2020, atau naik 7,03%. Kredit Yang Diberikan tahun 2019 sebesar Rp 465.814.240.000 menjadi Rp 469.644.296.000 tahun 2020, atau naik 0,82%. Demikian pula Dana Pihak Ketiga tahun 2019 sebesar Rp 431.097.057.000 menjadi Rp 489.816.628.000, atau naik 13,62%.

Selain itu BPR Delta Artha juga mampu mengelola Tingkat Kesehatan Bank tahun 2020 dengan predikat sehat. Baik dari Capital Adequacy Ratio (CAR) hingga Loan to Deposit Ratio (LDR).        

BPR Delta Artha pun mampu mengelola sebanyak 322 rekening Desa di Kabupaten Sidoarjo dengan sangat baik, sistem layanan antar jemput Dana Desa, serta mampu memfasilitasi mutasi maupun transfer kebutuhan desa dalam 1×24 jam, Perangkat Desa juga diberikan pelatihan secara berkala dalam penggunaan aplikasi yang dibangun oleh BPR Delta Artha untuk memfasilitasi transaksi rekening Desa.

BACA JUGA:   Layanan Prima Antarkan RSUD Palembang BARI Jadi Finalis TOP BUMD Awards 2021

Dan sejak diluncurkan pada penghujung tahun 2020 sampai dengan bulan Mei 2021, BPR Delta Artha telah merealisasikan lebih dari 700 orang debitur dengan total plafon Rp 13,5 miliar, pencapaian ini telah melebihi ekspektasi dari Pemkab Sidoarjo, di mana Pemkab menargetkan 1.000 debitur sampai dengan akhir tahun 2021. Banyaknya minat masyarakat pelaku usaha kecil untuk mendapatkan KURDA tak lain adalah masifnya promosi dan sosialisasi BPR Delta Artha pada kelompok dan masyarakat pelaku usaha kecil ke desa-desa.

Berkat Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Menurut Sofia Nurkrisnajati, semua raihan yang telah diperoleh BPR Delta Artha tersebut, selain karena memiliki SDM solid yang mampu melaksanakan tugas dengan baik, juga karena perusahaan memperoleh kepercayaan dari Pemerintah Daerah. Berkat kepercayaan ini, BPR Delta Artha mampu membangun kinerja keuangan secara maksimal karena dapat mengelola rekening Desa. 

Banyak keuntungan yang di dapat dari pengelolaan rekening Desa yang diberikan Pemerintah Daerah. Pertama. Lebih dekat dengan Pemerintah Desa, sehingga mempermudah akses kepada calon nasabah potensian di Desa. Kedua. Peluang dalam pemberian kredit kepada Aparat Desa, Kepala Desa serta anggota BPD. Ketiga. Dilibatkan dalam kegiatan Desa yang membutuhkan akses lembaga keuangan, misalnya pembagian BLT, serta penyaluran dana-dana Desa lainnya.

Keempat. Dipercaya dalam pelaksanaan transaksi non-tunai Desa yang berpeluang penambahan rekening dari vendor penyedia Desa. Terakhir mendapat kemudahan bagi akses perusahaan dalam upaya pengembangan UMKM dan BUMDes di Desa. 

Terus Melakukan Inovasi 

Memahami sebuah usaha akan dapat bertahan dan berkembang berkat inovasi, maka BPR Delta Artha juga terus melakukan berbagai inovasi pada bidang pemasaran dan inovasi bisnis. Berapa inovasi yang telah dilakukan diantaranya adalah sebagai berikut.  

BACA JUGA:   Laba Tumbuh di Tengah Tekanan, Bank Madiun Melaju di Penjurian TOP BUMD Awards 2026

Pertama. Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, Dinas/OPD, Pemerintah desa dan Kecamatan untuk mengkoordinasikan pengumpulan masyarakat yang membutuhkan informasi atau produk BPR Delta Artha agar dapat diberikan sosialisasi. Kedua. Memberikan layanan antar jemput dana nasabah dengan nominal tertentu, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi nasabah dan dananya. Ketiga. Melakukan penambahan fasilitas perbankan digital. Di mana diantaranya  adalah m-Banking, aplikasi non-tunai Desa, aplikasi PPOB serta website BPR.

Penulis: Irawan Joko Nugroho

Tags: BPR Delta ArthaTOP BUMD Awards 2021
Previous Post

Menebar Manfaat Bersama Umat Jadi Tema Milad Takaful Umum ke-26

Next Post

Begini Kiprah Bumi Siak Pusako Jadi Role Model BUMD Energi di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR