Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Jumat (06/8/2021) di Bursa Efek Indonesia berpotensi melanjutkan penguatan.
Dalam riset harian dari Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, menyatakan, sekaligus tema Indonesia Keluar dari Resesi, IHSG Diprediksi Melanjutkan Penguatan.
Bursa saham AS ditutup menguat. Dow Jones 0,78%, S&P500 0,60 dan Nasdaq 0,78% dipengaruhi oleh rilis hasil kuartalan beberapa perusahaan yang baik. Klaim pengangguran awal pada pekan yang berakhir 31 Juli sebesar 385 ribu orang, turun dibandingkan pekan sebelumnya sebesar 399 ribu.
Indeks EIDO ditutup menguat 2,05% dan IHSG juga ditutup menguat 0,75% pada perdagangan kemarin menyentuh 6.205 dengan total net foreign buy sebesar Rp 857,4 miliar dengan penggerak utama net foreign buy pada bank big cap, yaitu BBRI, BMRI, BBCA.
Indeks kenaikan Indonesia seiring dengan laporan pertumbuhan PDB Indonesia di atas konvensi dengan realisasi sebesar 7,07% yoy yang didukung oleh sektor pertumbuhan yang mendukung kepercayaan investor akan perbaikan ekonomi Indonesia. Sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 25,1%, sektor akomodasi dan makanan 21,58%, sektor perdagangan 9,44%, dan sektor industri pengolahan 6,58%.
Kasus positif COVID-19 Indonesia kemarin bertambah 35.764 (-0,3% setiap hari) secara jumlah tes mengalami penurunan 3,4% setiap hari dengan tingkat positif harian sebesar 24,1%. Kasus aktif mencapai total 518.310 (14,5% tingkat infeksi). Perkembangan vaksinasi di Indonesia pada dosis 1 mencapai 26,9% target atau bertambah 348.858 penduduk, sedangkan pemberian dosis 2 bertambah 245.013 penduduk.
Pagi ini dari pasar regional dibuka flat, Kospi +0,03% dan Nikkei -0,02%. “IHSG diperkirakan bergerak menguat seiring dengan penguatan bursa global dan sentimen positif pertumbuhan PDB Indonesia yang membaik di kuartal kedua membawa optimisme investor pada perbaikan ekonomi Indonesia,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
