TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kuartal III 2015, Kredit Untuk Nelayan Capai Rp 4,4 triliun

Nurdian Akhmad
3 November 2015 | 18:21
rubrik: Finance

 

Jakarta-Thebusinessnews. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan realisasi penyaluran kredit di sektor kelautan dan perikanan (KP) melalui program Jaring (Jangkau, Sinergi dan Guideline) telah mencapai 82,09% dari target agregat 8 bank partner sebesar Rp5,37 triliun.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Mulya E. Siregar menyatakan Realisasi penyaluran kredit baru (gross) ke sektor KP oleh bank partner sampai akhir September 2015 sudah mencapai Rp4,41 triliun. Dari delapan  bank partner terdapat tiga bank yang telah mencapai dan melebihi target penyaluran kredit gross. “Mereka adalah Bank Rakyat Indonesia (BRl), Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar.” Terang dia, di Jakarta, Selasa, 3 Nopember 2015.

Lebih rinci, BRI telah mengucurkan Rp2,91 triliun atau 116,76% dari target awal Rp2,5 triliun. Sementara BTPN sudah menyalurkan Rp221,9 miliar atau 443,98 persen dari target Rp50 miliar, kemudian BPD Sulselbar telah menyalurknan Rp32,5 miliar atau 250,67 persen dari target Rp13 miliar

Adapun lima bank partner lainnya belum mencapai targetnya, seperti BNI yang baru menyalurkan 39,39% dari target Rp1 triliun, Bank Mandiri 49,92% dari target Rp1,25 triliun, Bank Danamon 35,77% dari target Rp300 miliar, Bank Permata 27,78% dari target Rp180 miliar dan Bank Bukopin 77% dari target Rp81 miliar.

Sebagai informasi, OJK bekerjasama dengan kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mencanangkan program Jaring pada 11 Mei 2015 lalu di Takalar, Sulawesi Selatan. Program ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan stakeholders terhadap informasi tentang database kelautan dan perikanan, skim pembiayaan, pemetaan risiko bisnis dan dukungan regulasi dari otoritas terkait.

Adapun sasaran utama program Jaring adalah peningkatan pertumbuhan pembiayaan di sektor KP dengan target pertumbuhan pembiayaan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

BACA JUGA:   OJK Gelar Forum Survei Penilaian Integritas

“Selain itu, diharapkan program Jaring dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap jasa keuangan yang lebih luas, memperbaiki kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha mikro dan kecil, menambah jumlah lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya ( Az) .

Previous Post

DPR Nilai Draf RUU JSPK Terlalu Andalkan APBN Dalam Penanganan Bank Gagal

Next Post

BPPT Rilis buku Outlook Energi 2015

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR