Jakata –Thebusinessnews. Managing Director, Nielsen Indonesia, Agus Nurudin mengatakan, Tingkat optimisme konsumen Indonesia masih menunjukkan penurunan di kuartal ini. Hal yang disebabkan terjadinya penurunan pada tiga indikator yaitu optimisme mengenai prospek lapangan kerja dalam 12 bulan ke depan yang turun dari 68 persen di kuartal kedua menjadi 64 persen.
Sementara optimisme mengenai kondisi keuangan pribadi dalam 12 bulan ke depan yang menurun tajam dari 80% menjadi 64% dan optimisme mengenai keinginan atau niat untuk berbelanja dalam 12 bulan ke depan yang juga menurun dari 53% menjadi 49%.
“Kondisi ekonomi dalam enam bulan terakhir ini memang dapat dikatakan mengalami ketidakpastian. Naiknya kurs dolar dan terjadinya banyak pemutusan hubungan kerja tentu saja berdampak pada tingkat keyakinan konsumen,” tegas Agus dalam siaran persnya, Rabu, 4 November 2015
Meskipun survei ini mengungkapkan bahwa konsumen Asia Tenggara masih termasuk dalam yang paling optimistis di dunia, mereka sedikit terimbas oleh sentimen mengenai resesi yang pada tiga dari enam negara yang terukur di wilayah ini. Persentase konsumen di Asia Tenggara yang berpendapat bahwa negara mereka sedang mengalami resesi ekonomi meningkat, tertinggi di Malaysia yang meningkat sebesar 16 poin persentase (pp) disusul oleh Indonesia (+10pp). Sentimen mengenai resesi juga meningkat di Thailand hingga 8 poin persentase. Sebaliknya, sentimen mengenai resesi menurun di Singapura (-5pp), Vietnam (-3pp) dan Filipina (-1pp).( AL )