Jakarta, TopBusiness—Ketersediaan daya pembangkit listrik yang ada sangat cukup untuk memasok daya yang dibutuhkan selama PON XX berlangsung di Merauke, Papua.
“Beban puncak Kabupaten Merauke saat ini 24,2 mw, sedangkan total daya pembangkit kami mampu mencapai 46,5 mw,” kata Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda, dalam keterangan tertulis, kemarin malam.
“Dengan perkiraan kebutuhan daya untuk PON XX sekitar 3,4 mw, maka pembangkit kami masih sangat cukup,” ucapnya.
Selain pasokan dari pembangkit utama, PLN juga telah menyiapkan peralatan pendukung lain untuk mengamankan pasokan listrik di venue-venue dan lokasi strategis selama pertandingan nantinya berlangsung.
Beberapa di antaranya seperti 33 unit mobile genset kapasitas variatif antara 100 kw, 200 kw dan 500 kw, 2 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) 250 kva, serta 6 Unit Gardu Bergerak (UGB) dengan kapasitas 250 va dan 400 va, yang akan dipasang di venue-venue pertandingan dan lokasi strategis lainnya.
”Dengan backup ini, diharapkan tidak ada padam sama sekali saat kegiatan berlangsung,” pungkas Huda.
Kabupaten Merauke menjadi tuan rumah penyelenggaraan 6 cabang olahraga, yakni sepak bola putri, catur, bermotor, anggar, wushu dan gulat yang akan dilaksanakan di 5 venue berbeda.
“Dengan persiapan dan antisipasi yang matang, PLN berupaya memastikan keandalan suplai listrik untuk PON XX di Merauke agar dapat terjaga tanpa adanya gangguan.”
Pekan olah raga paling akbar di tanah air ini akan digelar pada 2-15 Oktober 2021 mendatang. Selain di Merauke, gelaran acara juga akan dipusatkan di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Mimika.
