Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Selasa (31/8/2021), di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan bergerak sideways.
Dalam riset harian dari Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, IHSG Bergerak Sideways karena Sentimen Berlawanan.
Bursa AS ditutup bervariasi semalam. S&P 500 naik 0,43%, Nasdaq 0,9%, sementara Dow Jones turun 0,16%. Pergerakan ke atas S&P 500 dan Nasdaq terutama didorong oleh saham-saham teknologi seperti Apple, yang berhasil mencapai kapitalisasi pasar USD 2,5 triliun. Isu terhangat di kalangan investor, pekan ini, antara lain pengumuman hasil rapat FOMC, data neraca perdagangan Juli, dan data non-farm payroll yang akan dirilis pekan ini.
Senin Kemarin (30/8), bursa Asia ditutup menguat. Kospi 0,33%, Hang Seng 0,52%, Shanghai 0,17%, Nikkei 0,54%. Indeks EIDO naik +1,2%, demikian juga IHSG yang melonjak 1,71% menjadi 6.144,9, dengan net beli asing sebesar Rp 629,1 miliar di pasar reguler. Sementara investor asing mencatatkan net foreign sell sebesar Rp 61,7 miliar di pasar negosiasi.
Aliran masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh ASII (Rp 69 miliar), BBRI (Rp 68 miliar), dan INKP (Rp 64,6 miliar). Sedangkan aliran keluar asing terbesar dicatat ARTO (Rp 60,3 miliar), AMRT (Rp 60,3 miliar), dan RANC (Rp 17,8 miliar).
BBRI, ASII, dan TLKM menjadi top leading mover, sedangkan SMMA, SLIS, dan MASA menjadi top lagging mover.
Sebanyak 5,4 ribu kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia Senin (30/8) (Minggu: 7,4 ribu) dengan angka positif 7,0% (Minggu: 8,03%), sehingga total kasus di Indonesia menjadi 4,07 juta kasus (tertinggi ke-4 di Asia), dengan 3,7 juta pasien sembuh (tingkat kesembuhan: 91,8%, kasus aktif: 203 ribu).
Update vaksinasi: sebanyak 62,2 juta orang di Indonesia telah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama (+640,2 ribu pada hari Senin), dan 35,3 juta telah menerima dosis kedua (+456,4 ribu pada hari Senin), mencerminkan 29,9% dari sasaran keseluruhan.
Pasar regional dibuka lebih rendah pagi ini, dengan Kospi -0,20% dan Nikkei -0,50%. “Karena tren yang berlawanan antara bursa global dan regional, kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini. Kami yakin pelaku pasar akan memusatkan perhatiannya pada aktivitas ekonomi dan laju harian kasus COVID-19, setelah pemerintah memutuskan untuk memperpanjang kebijakan PPKM di Jawa dan Bali,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
