Jakarta, TopBusiness – Meskipun dunia bisnis masih terdampak pandemi covid-19, minat para pelaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mengikuti ajang TOP BUMD Awards 2021 meningkat.
Ajang tersebut tahun ini diikuti oleh 182 BUMD dari total sekitar 1.149 BUMD di Indonesia, atau meningkat 12 persen, dibanding tahun 2020 yang sebanyak 163 BUMD.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 172 BUMD yang mengikuti proses penilaian secara lengkap, termasuk wawancara penjurian, atau meningkat sebesar 44 persen dari tahun 2020,” kata M. Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2021, yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Top Business dalam sambutan pembukaan acara TOP BUMD Awards 2021 yang digelar Jumat sore (9/10/2021) di Dian Ballroom Hotel Rafless, Jakarta.
Dia memaparkan bahwa TOP BUMD Award, diselenggarakan setiap tahun oleh Majalah Top Business, sejak 2016. “Insya Allah ini merupakan kegiatan award BUMD terbesar di Indonesia,” ucapnya.
Lutfi menambahkan, TOP BUMD Awards adalah kegiatan pembelajaran dan pemberian penghargaan BUMD yang tertinggi di Indonesia, yang diberikan kepada BUMD-BUMD terbaik. Ada empat kriteria penilaian dalam ajang ini yakni pertama berkinerja baik, banyak melakukan improvement/inovasi perbaikan.
“Selain itu berkontribusi besar dalam pembangunan daerah, serta memiliki sStrategi dan inovasi di masa Pandemi Covid-19 agar bisnis tetap tumbuh berkelanjutan,” tuturnya.
Penilaian dilakukan secara obyektif dan independen. Di sini, sejumlah lembaga penilai dan konsultan yang ikut sebagai penilai. Antara lain Institut Otonomi Daerah, FEB Universitas Padjadjaran Bandung, LKN, Solusi Kinerja Bisnis (SKB), Asia Business Research Center; Sinergi Daya Prima; Melani K. Harriman Associates; Dwika Consulting; dan lain-lain.
“Dengan segala kerendahan hati, mudah-mudahan, kegiatan TOP BUMD Awards ini, terus menjadi kegiatan BUMD Awards yang terbesar, paling kredibel, paling bermanfaat di Indonesia,” ujar Lutfi.
