TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hutama Karya Salurkan Bantuan Infrastruktur Pendidikan

Albarsyah
12 November 2021 | 14:27
rubrik: CSR
Hutama Karya Salurkan Bantuan Infrastruktur Pendidikan

 

Jakarta,TopBusiness – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali menyalurkan bantuan  Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa bantuan sarana infrastruktur  Pendidikan untuk Yayasan dan beberapa Pondok Pesantren di wilayah Jawa Tengah serta  Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (2/11) lalu.

Bantuan ini dalam rangka mendukung  pendidikan yang berkualitas dan terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Dalam kesempatan tersebut, seremoni serah terima bantuan sarana infrastruktur dilakukan  langsung oleh Asisstant Manager CSR/PKBL Bidang II Hutama Karya Nur Intan Savitri B  kepada pengurus Yayasan dan Pondok Pesantren dengan total nilai bantuan yang telah  disalurkan mencapai 500 juta rupiah.

Bantuan yang disalurkan oleh Hutama Karya diantaranya berupa pembangunan ruang  rehabilitasi dan ruang operasional untuk Yayasan Kakak Foundation di Surakarta – Jawa  Tengah, serta bantuan pembangunan 10 Ruangan Asrama Santri untuk Pondok Pesantren Ora  Aji dan Pembangunan Fasilitas Talud (Pagar) untuk Pondok Pesantren Raudhatul Muttaqien di  Sleman – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo  menyampaikan bahwa serah terima bantuan sarana infrastruktur pendidikan ini merupakan  bagian dari komitmen Hutama Karya untuk mendukung kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar  (KBM) dengan infrastruktur yang memadai.

“Salah satu program TJSL Hutama Karya di 2021 adalah fokus pada bidang infrastruktur  pendidikan. Kami melihat masih kurangnya fasilitas yang memadai di kedua Ponpes dan  gedung Yayasan Kakak Foundation tersebut. Tadinya hanya terdapat 10 ruangan asrama yang  digunakan untuk menampung para santri/santriwati dengan jumlah mencapai 210 santri.  Sehingga dengan adanya pembangunan 10 ruang asrama santri, kini pondok pesantren telah  memiliki total 20 ruangan asrama santri untuk menunjang berbagai aktivitas dan kegiatan di  lingkungan pondok pesantren,” ujar Tjahjo kepada Top Business.

BACA JUGA:   Ini Strategi CSR PT Berdikari yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

Lebih lanjut Tjahjo memastikan bantuan sarana infrastruktur pendidikan yang diberikan oleh  Hutama Karya ini memiliki kualitas yang baik, kokoh, dan nantinya akan awet. Tah hanya itu,  Hutama Karya juga berupaya untuk menghadirkan fasilitas Pendidikan yang modern dan ramah  lingkungan. “Kami tak hanya memberikan bantuan saja, namun dari awal pembangunan  semuanya kami pantau progres dan kualitas materialnya sehingga dapat memberikan produk  akhir yang maksimal,” tutup Tjahjo Purnomo, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya. 

Di sisi lain, Aris Rohmanto selaku Ketua Pelaksana Pembangunan Pondok Pesantren Ora Aji  turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Hutama Karya atas realisasi bantuan  pembangunan asrama santri Pondok Pesantren Ora Aji. “Dengan adanya bantuan ini  diharapkan dapat membantu menumbuhkan semangat baru bagi para santri untuk terus  memperdalam ilmu agama sekaligus menjadi bagian Sumber Daya Manusia yang berkualitas  dan bermanfaat bagi sekitar,” ujar Aris, Pengurus Pondok Pesantren Ora Aji. 

Selain di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, sebelumnya Hutama Karya juga telah menyalurkan berbagai bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)  berupa bantuan fasilitas Pendidikan Perpustakaan Digital (EduBP) di beberapa wilayah  Sumatra, bantuan Pelatihan Budidaya Ternak Ayam Broiler di Ponpes Anshorullah – Kabupaten Kampar, Bantuan Pembangunan SDIT Al – Ikram Medan, bantuan Program  Aquaponics Greenhouse di Ponpes Al Tsaqafah. Seluruh rangkaian kegiatan bantuan  infrastruktur pendidikan yang dilakukan oleh Hutama Karya ini telah mengacu pada ISO 26000  sekaligus pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) No.4 tentang Pendidikan yang  Berkualitas.

Previous Post

Menteri Basuki Monitor Progres Pembangunan SPAM Mandalika dan Pengoperasian TPA Sampah Pengengat

Next Post

Pengembang Hunian Tetap Andalkan Dana Internal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR