Jakarta, TopBusiness – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini mengunjungi pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2021 di Hall ICE BSD City, Tangerang, Rabu (17/11/ 2021).
Didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dan pengurus Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Presiden langsung meninjau area pameran menggunakan mobil golf.
Presiden mengenakan baju dinas berwarna putih bermasker coklat dan memakai celana hitam Presiden Jokowi hadir disambut oleh jajaran penyelenggara Gaikindo yang dipimpin oleh Ketua Gaikindo Yohannes Nangoi bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.
Setibanya di kawasan hall JCC, Presiden Jokowi langsung diarahkan oleh Ketua Gaikindo Yohannes untuk menaiki mobil golf club dan terpantau Jokowi tengah mengendarai mobil tersebut dan menjadi supir dalam mobil rombongan yang ditumpanginya.
Tidak hanya melihat produk kendaraan penumpang, orang nomor satu di Indonesia itu juga menyempatkan diri ke booth yang memamerkan kendaraan niaga. Presiden juga berbincang-bincang bersama pejabat dari pabrikan ternama seperti Toyota, Honda dan berbagai merek lainnya. Jokowi juga sempat menjajal mobil listrik Mitsubishi Minicab MiEV.
Penjualan Otomotif Naik 60 Persen
Dalam sambutannya di acara GIIAS 2021, Presiden Jokowi mengatakan bahwa penjualan industri otomotif meningkat sebesar 60 persen berkat insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) 0 persen yang diberikan pemerintah.
Menurut dia, Industri otomotif adalah salah satu industri yang terkena dampak yang sangat besar saat pandemi Covid-19 di Tahun 2020. Terkait dengan itu, pemerintah mengeluarkan insentif PPnBM, yang ternyata sangat berdampak bagi industri otomotif. “Terdapat kenaikan signifikan hingga 60 persen dalam sektor penjualan industri otomotif. Ini tentu sangat baik untuk memberikan dorongan terhadap pemulihan ekonomi,” kata Presiden Jokowi..
Dia menyampaikan, keputusan pemerintah memberikan insentif PPnBM karena industri otomotif memberikan multiflier effect bagi dunia usaha, termasuk UMKM. Pemerintah kemudian membuat kebijakan PPNbM dan melihat sejauh mana relaksasi yang telah diberikan oleh pemrintah mendongkrak penjualan dan produksi dari industri otomotif Indonesia, sekaligus memberikan multiflier effect bagi UMKM.
“Kita melihat bahwa industri otomotif memberikan gerbong dan dampak yang tidak sedikit untuk UMKM, dimana dari sisi supplay segala komponen-komponen otomotif yang ada di sektor industri,” ujar Presiden.
Dia mengungkapkan, seiring dengan kebijakan ekonomi hijau, ke depan sangat penting bagi industri otomotif Indonesia untuk segera membangun ekosistem untuk memproduksi mobil yang rendah emisi dan ramah lingkungan. “Kita mendorong produksi mobil listrik, produksi mobil hybrid tetapi sekali lagi semuanya harus ramah lingkungan,” tutur Presiden Jokowi.
