TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

November, Penjualan Eceran Diprakirakan Tumbuh

Agus Haryanto
10 December 2021 | 11:15
rubrik: Ekonomi
FOTO – Rencana Larangan Pakai Kantong Plastik

Konsumen Pusat Belanja di Jakarta (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Penjualan eceran pada periode November 2021 diprakirakan kembali tumbuh meningkat. Hal tersebut tercermin dari IPR November 2021 sebesar 199,7 atau secara tahunan tumbuh meningkat 10,1% (yoy).

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif-Kepala Departemen Komunikasi, Erwin Haryono, dalam website bi.go.id, di Jakarta, hari ini.”Peningkatan tersebut didorong oleh penjualan mayoritas kelompok, seperti Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor serta Makanan, Minuman dan Tembakau,” tambahnya.

Secara bulanan, kinerja penjualan eceran diprakirakan tetap tumbuh positif sebesar 2,2% (mtm), meskipun melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

Sejumlah kelompok komoditas mengalami peningkatan penjualan eceran pada November 2021 yaitu kelompok suku cadang dan aksesori serta perlengkapan rumah tangga lainnya didorong oleh peningkatan kebutuhan masyarakat. Sementara itu, penjualan eceran Subkelompok Sandang dan Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor diprakirakan melambat, disebabkan terutama oleh keadaan cuaca yang kurang mendukung.

Pada periode sebelumnya (Oktober 2021), hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) mengindikasikan kinerja penjualan eceran tumbuh meningkat. Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2021 tercatat sebesar 195,5, atau secara bulanan tumbuh 3,2% (mtm), meningkat dari -1,5% (mtm) pada September 2021.

Peningkatan penjualan terjadi pada mayoritas kelompok komoditas, dengan peningkatan tertinggi pada kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya, suku cadang dan aksesori mobil, subkelompok sandang, serta kelompok makanan, minuman dan tembakau. Responden menyampaikan hal tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, seiring dengan pelonggaran kebijakan mobilitas, serta didukung oleh kelancaran distribusi dan masih berlangsungnya program potongan harga. Secara tahunan, kinerja penjualan eceran pada Oktober 2021 tumbuh 6,5% (yoy), meningkat dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar -2,2% (yoy).

Mayoritas kelompok mencatatkan perbaikan kinerja penjualan eceran, dengan peningkatan tertinggi pada Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau serta Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.

BACA JUGA:   OJK: Kredit Bermasalah Perbankan April 2018 Membaik

Dari sisi harga, responden memprakirakan tekanan inflasi menurun pada Januari 2022 dan meningkat pada April 2022. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Januari 2022 sebesar 125,5, lebih rendah dari 128,4 pada Desember 2021. Responden menyatakan penurunan harga didorong oleh kecukupan pasokan.

Sementara itu, IEH April 2022 sebesar 134,3, lebih tinggi dari 128,3 pada Maret 2022 disebabkan meningkatnya permintaan pada Ramadan 1443 H.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Produksi Kendaraan Roda Empat: Naik 62,4%

Next Post

Garuda Pastikan Operasi Normal Saat PKPU Sementara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR