
Jakarta, businessnews.id — Perusahaan properti PT Jababeka, Tbk. menyetorkan modal senilai Rp 10 miliar ke PT Pembangunan Kota Tua Jakarta. Dengan demikian, di dalam perusahaan patungan yang dibentuk untuk merevitalisasi Kawasan Kota Tua itu, Jababeka memunyai saham 11%. Demikian dikatakan oleh Wakil Direktur Utama Jababeka, Budianto Liman, dalam keterbukaan informasi untuk manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, hari ini.
Budianto menjelaskan, pendirian perusahaan patungan tersebut bertujuan merevitalisasi Kota Tua sebagai usaha pelestarian warisan budaya, area wisata, tujuan investasi, dan tempat promosi keragaman budaya. “Juga untuk tempat warga bekerja, bermain, dan bertempat tinggal,” kata dia.
Lebih lanjut dia berkata, ada sembilan perusahaan yang membentuk perusahaan patungan itu. Selain Jababeka antara lain PT Ciputra Development, Tbk; PT Plaza Indonesia Realty, Tbk; PT Taman Harapan Indah; dan lain-lain.
Sementara itu, pada awal sesi kedua perdagangan hari ini, saham Jababeka yang didagangkan di BEI ada di harga Rp 202 per lembar. Yang berarti sama dengan harga pada penutupan perdagangan kemarin.
Sampai awal sesi tersebut, frekuensi transaksi saham dengan kode KIJA itu di kisaran 200 kali. Volume perdagangan di kisaran 86.000 lot saham. (DHI/DHI)