Jakarta, TopBusiness—Modal asing di pasar keuangan domestik, pada awal tahun 2022 sampai 13 Januari 2022 (years to date), mencatatkan beli neto Rp3,14 triliun untuk pasar saham.
“Sedangkan untuk pasar SBN (surat berharga negara), modal asing mencatatkan beli neto Rp0,05 triliun,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, akhir pekan kemarin.
Erwin menjelaskan bahwa untuk periode 10-13 Januari 2022, modal asing mencatatkan beli neto di pasar saham senilai Rp2,43 triliun. Sedangkan untuk pasar SBN, sebesar Rp 6,22 triliun.
Ia pun menjelaskan bahwa premi CDS (premi risiko investasi) Indonesia lima tahun, naik ke level 80,59 bps di 13 Januari 2022.
“Sedangkan di 7 Januari di 76,97 bps,” papar Erwin.
