
Jakarta, TopBusiness – Lembaga Kajian NawaCita atau LKN melakukan kunjungan silaturahim ke markas besar TNI Angkatan Darat. Kunjungan ini menandakan hubungan baik diantara keduanya.
Lembaga Kajian NawaCita yang diketuai Samsul Hadi beserta anggota melakukan kunjungan ke markas besar TNI Angkatan Darat, yang berlangsung di Jakarta, hari ini. Pertemuan kedua institusi ini menunjukkan hubungan baik, dan berpotensi meningkatkan kolaborasi serta sinergisitas.
Ketua LKN, Ir. Samsul Hadi diterima langsung oleh Kepala Staf AD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M, dengan ramah. Mereka membicarakan banyak hal, seputar kemajuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Secara umum, sebagai tentara nasional Indonesia maka peran TNI tak bisa dipisahkan dari persatuan dan kesatuan bangsa demi tegaknya NKRI. NKRI menjadi harga mati dan tak bisa diganggu gugat.
Harapan kedua lembaga tersebut yang terpenting adalah menggapai Indonesia Maju. Dengan begitu, diharapkan menjadi negara yang berdaulat dan disegani di mata dunia internasional.
Untuk itu, seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan serta semua angkatan bersenjata bisa bahu-membahu dan mendorong terciptanya SDM yang unggul. Kekuatan Indonesia dari sisi demografi merupakan keunggulan kompetitif untuk bersaing di kancah global, baik dalam hal ekonomi apalagi militer.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka peran bela negara menjadi sesuatu yang prinsip dan tak bisa ditawar lagi.
Bela negara merupakan sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut.
Dalam konteks itu, setiap warga negara memiliki kewajiban yang sama dalam masalah pembelaan negara. Hal tersebut merupakan wujud kecintaan pada tanah air yang sudah memberikan kehidupan.
Secara fisik, bela negara dapat diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara, sedangkan secara non-fisik konsep ini diartikan sebagai upaya untuk serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut.
Foto: Rendy MR



