TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kinerja Sehat, Setoran Dividen BPR BKK Karangmalang Meningkat

Editor
5 March 2023 | 09:55
rubrik: BUMD, Event
Kinerja Sehat, Setoran Dividen BPR BKK Karangmalang Meningkat
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness – PT BPR BKK Karangmalang merupakan salah satu BPR dengan kiprah yang cukup panjang. Pasalnya perusahaan yang awalnya miliki nama Badan Kredit Kecamatan Karangmalang ini telah berdiri sejak tahun 1974.

Seiring perjalanan, BPR BKK Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat sejalan dengan visi dan misi yang diusung perusahaan.

Seperti dikatakan Direktur Utama perusahaan, H. Raji, SE., MM, PT BPR BKK Karangmalang memiliki visi menjadi BPR yang sehat, kuat dan terpercaya.

“Sedangkan misinya adalah memberikan Jasa Pelayanan Perbankan yang terbaik untuk Memberikan kepuasan kepada pelanggannya. Mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan  pertumbuhan perekonomian usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” lanjut Raji dalam sesi penjurian TOP BUMD Awards 2023 yang diselenggarakan Majalah TopBusiness secara virtual, Selasa (28/2/2023) lalu.

Kinerja

BPR BKK Karangmalang merupakan BUMD dengan orientasi usaha 100% laba. Berdasarkan peraturan daerah/penugasan kepala daerah, BPR BKK Karangmalang memiliki sejumlah target kinerja.

Pertama, perluasan peningkatan kepada masyarakat, dalam bentuk pelayanan, memberikan permodalan kepada UMKM yang dalam hal ini membantu pertumbuhan ekonomi.

“Lalu (kedua) mendorong pertumbuhan ekonomi dengan khususnya melalui UMKM. Melepaskan masyarakat dari jeratan rentenir. Berikutnya adalah memperluas akses keuangan daerah bagi para pelaku ekonomi, di mana di masyarakat masih terjadi para pengusaha atau orang-orang yang belum bankable kita memberikan pendekatan layanan atau inklusi dari BPR BKK Karangmalang,” ungkap Raji.

Tidak berhenti sampai di situ, BPR BKK Karangmalang juga memiliki target untuk meningkatkan perolehan dividen sebagai salah satu sumber PAD daerah, jika berjalan dengan sehat, eskpansi baik maka akan mendapatkan laba yang meningkat, sehingga mendapatkan PAD yang baik.

BACA JUGA:   Inilah Usulan Penyelenggara dan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2024 ke Presiden RI Terpilih

Sejurus dengan itu, dalam paparannya di hadapan dewan juri, Raji juga mengungkap sejumlah pencapaian BPR BKK Karangmalang. Disebutkan bahwa perusahaan telah berhasil meningkatkan layanan pemberian modal pada UMKM, pada tahun 2022 share kredit UMKM sudah meningkat mencapai 53,21%.

Selain itu, Raji juga mengatakan bahwa untuk melawan Rentenir, BPR BKK Karangmalang telah meluncurkan produk bernama Kredit Sayang Mikro (KSM). “Dengan persyaratan yang mudah, proses cepat dan tanpa agunan, sehingga bisa melepaskan masyarakat dari jeratan rentenir,” tandas Raji.

Capaian lain yang juga tidak kalah penting adalah setoran dividen, di mana disebutkan bahwa perolehan dividen baik untuk Pemprov Jawa Tengah maupun untuk Pemkab Sragen terus mengalami peningkatan.

“Di masa Pasca Pandemi Covid-19 capaian perolehan Deviden tahun 2022 Mengalami kenaikan sebesar 307 juta dari tahun sebelunya Rp10.883.000.000 menjadi sebesar Rp11.190.000.000,” ungkap Raji.

Adapun secara umum kinerja BPR BKK Karangmalang, baik dari sisi asset maupun rasio lainnya seperti kredit, tabungan, deposito, CAR, Cash Ratio, dan rasio lainnya juga mengalami peningkatan. Disebutkan bahwa rasio tingkat kesehatan BPR BKK Karanganyar selalu dalam kondisi sehat. Pun dari sisi kinerja keuangan yang menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan wajar.

Sekilas mengenai tata kelola perusahaan (GCG), sebagaimana diungkap, pada tahun 2022 BPR BKK Karanganyar mendapat nilai komposit 1,80, dengan predikat komposit baik. “Hal tersebut menunjukan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan telah berjalan dengan baik,” tandas Raji.

Inovasi dan Kontribusi

Seiring kinerja perusahaan yang tergolong moncer, inovasi yang dilakukan BPR BKK Karanganyar bisa dikatakan cukup gencar. Hal itu terlihat dari beberapa inisiatif yang telah dilakukan perusahaan. Misalnya, untuk mempermudah nasabah dalam pengajuan kredit, BPR BKK Karanganyar telah memiliki layanan pemasaran digital marketing. Perusahaan juga telah menjalin kerja sama dengan Fintech P2P lending untuk penyaluran kredit.

BACA JUGA:   Kinerja Membanggakan RSUD dr. Soehadi Prijonegoro, Kantongi Akreditasi Paripurna

”Kita sudah mendapatkan izin dari OJK untuk menyalurkan kredit melalui Fintech P2P lending,” ungkap Raji.

Sejumlah terobosan lain yang juga telah dilakukan BPR BKK Karanganyar yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi, di antaranya pengembangan layanan virtual acount kolaborasi dengan Bank Umum; layanan menggunakan Android untuk transaksi perbankan diluar kantor (pasar-pasar tradisional) untuk funding; Layanan PPOB dan pembayaran PBB secara online.

Selanjutnya, bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk menerima pembayaran uang sekolah; layanan pengajuan kredit secara online dengan aplikasi Marketing Digital berbasis web; Analisa skoring secara online dalam rangka mempercepat proses permohonan dan persetujuan kredit; pengembangan produk kredit P2P lending bekerjasama dengan Perusahaan Fintech; Pengarahan Manajemen kepada seluruh pegawai disemua cabang melalui aplikasi Zoom; serta menyediakan layanan transaksi Mobil banking yang sekarang sudah berjalan.

Bila di atas telah disebut mengenai kontribusi BUMD dalam bentuk setoran deviden, sejatinya selain deviden, masih ada beberapa kontribusi lainnya yang diberikan BPR BKK Karangmalang, misalnya dalam bentuk CSR.

Disebutkan bahwa penyaluran CSR untuk bantuan modal sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sragen.

“Untuk CSR perlu kami sampaikan di tahun 2022 kita sudah menyampaikan kepada masyarakat yang jumlahnya Rp613.611.000, untuk dibantukan ke bantuan sosial sosial, Rp469.177.000 untuk modal kerja dan untuk bantuan sosial Rp144.434.000,” jelas Raji.

Tidak hanya itu, kontribusi yang diberikan BPR BKK Karangmalang juga dalam bentuk layanan penerimaan pembayaran PBB secara online yang lebih mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran PBB. Ada juga kontribusi penyaluran kredit UMKM sebesar Rp 295.910.899.000 atau 53,21% yang berdampak kepada pertumbuhan ekonomi Daerah.

Penulis: Fauzi

Tags: BPR BKK KarangmalangTOP BUMD Awards 2023
Previous Post

Perumda Tirta Gerbang Emas, Bangkit Menuju Perusahaan yang Sehat dan Kuat

Next Post

Setor PAD Sudah Tercapai, Perumda Air Minum Tirta Sakti Kerinci Bertekad Perbaiki NRW

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR