TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indikator Positif, BI Kian Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2022 Capai 5,5%

Busthomi
11 February 2022 | 08:03
rubrik: Ekonomi
FOTO – Kualitas Udara di Jakarta Membaik

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi dengan berjalannya aktivitas perekonomian di DKI Jakarta. Foto: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Bank Indonesia (BI) melihat momentum perbaikan ekonomi nasional akan berlanjut pada 2022 dan bisa sesuai target yakni 4,7% hingga 5,5%. Hal usai kondisi pertumbuhan di kuartal IV lalu masih tumbuh positif.

Demikian seperti disampaikan oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo usai acara pengumuman BI 7 Day Reverse Repo Rate secara virtual, di Jakarta, dikutip Jumat (11/2/2022).

Menurut Perry, pada triwulan IV 2021 lalu, ekonomi Indonesia tumbuh 5,02% secara year on year (yoy), meningkat dari capaian triwulan sebelumnya sebesar 3,51% (yoy).

Perbaikan terjadi di hampir seluruh komponen PDB sisi pengeluaran maupun lapangan usaha. Hal ini, kata dia, sejalan dengan proses pemulihan aktivitas ekonomi domestik pasca merebaknya Covid-19 varian Delta pada triwulan III 2021 lalu.

“Secara keseluruhan tahun 2021, ekonomi tumbuh 3,69%, jauh meningkat dari kinerja tahun sebelumnya yang terkontraksi 2,07% (yoy),” tutur Perry.

Secara spasial, perbaikan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2021 lalu terjadi di seluruh wilayah, dengan pertumbuhan tertinggi tercatat di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), diikuti Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

“Dan untuk proses pemulihan ekonomi nasional pada 2022 ini diprakirakan berlanjut meski peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron perlu diwaspadai,” kata Perry.

Pasalnya, sejumlah indikator ekonomi hingga Februari 2022 tercatat tetap baik. Antara lain penjualan eceran, ekspektasi konsumen, dan PMI Manufaktur, di tengah perbaikan mobilitas masyarakat yang melandai.

“Dengan perkembangan itu, perekonomian domestik diprakirakan tumbuh lebih tinggi menjadi 4,7-5,5% pada 2022, didukung oleh percepatan vaksinasi, pembukaan ekonomi yang semakin meluas, dan berlanjutnya stimulus kebijakan Bank Indonesia, Pemerintah, dan otoritas terkait lainnya,” tutup Perry.

FOTO: Rendy MR

BACA JUGA:   Traffic Tol DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten Turun
Tags: biindikator ekonomiperekonomian 2022pertumbuhan ekonomi
Previous Post

Ada Indikasi IHSG Lanjutkan Pelemahan

Next Post

PLN Siap Pasok Listrik 75 MW ke Smelter Feronikel Antam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR