TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

DDPI Punya Program CSR Unggulan di Bidang Kesehatan, Pengembangan SDM & Pendidikan

Editor
27 February 2022 | 08:48
rubrik: CSR, Event
DDPI Punya Program CSR Unggulan di Bidang Kesehatan, Pengembangan SDM & Pendidikan

Jakarta TopBusiness – PT Datang Dian Swastika Sentosa Power Indonesia (DDPI) terpilih sebagai Finalis ajang TOP CSR Awards 2022 yang diselenggarakan majalah Top Business. DDPI telah mengikuti tahapan Penjurian ajang tersebut secara daring pada Rabu (23/2/2022).

Sesi presentasi dibawakan oleh Maulana Muhammad, yang bertanggung jawab mengelola program CSR DDPI, dengan membawakan materi bertajuk “Program CSR di Bisnis Penyediaan Tenaga Listrik Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan.”

Di bagian awal presentasi, ia memaparkan profil DDPI, “PT Datang DSSP Power Indonesia (DDPI) merupakan joint venture antara China Datang Corporation dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (Sinar Mas Grup).”

“DDPI merupakan perusahaan induk dari PT DSSP Power Sumsel, PT DSSP Power Kendari, dan PT SKS Listrik Kalimantan. Masing-masing perusahaan tersebut mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di area Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah.”

“Dimana listrik yang dihasilkan oleh masing-masing PLTU tersebut dipasok ke PT PLN (Persero) berdasarkan perjanjian jangka panjang berupa Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik,” tambahnya.

Program CSR Dalam Strategi Bisnis

Terkait Program CSR yang dijalankan DDPI, Maulana menjelaskan, “Kami mengacu pada ISO 26000, Perseroan berupaya menyusun program CSR yang holistik yang menyelaraskan pencapaian kinerja keuangan dengantetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam di sekitar wilayah operasi Perseroan dan entitas anak.”

Untuk Tata Kelola, ia menerangkan bahwa PT PT Datang Dian Swastika Sentosa Tbk., sebagai salah satu pemegang saham DDPI, memiliki skor GCG yang diperoleh dari Indonesia Institut for Corporate Directorship (IICD) berturut yaitu 2019 skor 80.44 (Good), 2020 skor 92,52 (Very Good), dan 2021 skor 97,65 (Very Good).

Maulana mengungkapkan kunci keberhasilan DDPI dalam menjalankan program CSR turut membantu kegiatan operasional ketiga PLTU di daerah masing-masing.

BACA JUGA:   Len Industri Raih TOP CSR Awards Star 5

“Dapat dikatakan perusahaan kami tidak pernah didemo oleh masyarakat sekitar. Karena kami menjalin hubungan baik dengan stakeholder di daerah kami beroperasi. Contohnya terkait isu Tenaga Kerja Asing, kami memenuhi semua persyaratan yang diperlukan baik dari Kantor Imigrasi, Kementerian Tenaga Kerja, dan pihak-pihak lainnya.”

“Kami juga aktif membina hubungan baik dengan rajin memberikan penjelasan kepada masyarakat setempat, misalnya manfaat PLTU bagi perekonomian setempat.”

“Kami pun banyak merekrut tenaga kerja lokal untuk bekerja di level operasional seperti operator, terang Maulana kepada dewan juri.

Tiga Program CSRUnggulan

Lebih lanjut kepada dewan juri, Maulana memaparkan 3 Program CSR DDPI yang menurutnya telah mengadopsi konsep Creating Shared Value yaitu Ayo Lawan Corona; Engineering Development Program & Pendidikan Tenaga Pembangkit Listrik; dan Taman Baca.

“Ketiga program tersebut sekaligus sebagai inisiatif CSR kami di masa Pandemi COVID 19dalam mendukung bisnis di masa Kenormalan Baru dan sebagai program CSR unggulan,” tuturnya.

“Pertama, Ayo Lawan Corona. Program kategori kesehatan ini meliputi aspek eksternal dan internal. Kegitan eksternal berupa Bantuan sembako bagi masyarakat, Bantuan multivitamin bagi petugas kesehatan, dan Vaksinasi massal kerjasama dengan Pemda dan Polri.”

“Sedangkan untuk kegiatan internal berupa Pembagian multivitain dan masker setiap bulan kepada karyawan, Swab antigen 2x sebulan kepada karyawan dan kontraktor; Vaksinasi kepada karyawan dan kontraktor. Serta Implementasi kenormalan baru (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, pemeriksaan suhu, disinfektan tempat kerja)”

“Program CSR kedua, Engineering Development Program dan Pendidikan Tenaga Pembangkit Listrik. Peserta diprioritaskan bagi putra putri daerah lulusan Perguruan Tinggi dan SMA/SMK di sekitar wilayah operasional Perseroan dan entitas anak. Mereka harus memenuhi persyaratan Perseroan untuk dibina menjadi tenaga ahli ketenagalistrikan (selama 14 bulan).

BACA JUGA:   CSR JEC Tingkatkan Kualitas Hidup Penderita Mata

“Setelah selesai mengikuti pendidikan, peserta mendapatkan sertifikasi kompentensi. Kemudian mendapat penempatan kerja  di IPP PLTU Perseroan dan entitas anak perusahaan.”

Menurut Maulana, program CSR kategori pengembangan SDM inimemberikan sejumlah manfaat yaitu mengembangkan kualitas SDM melalui pengadaan pendidikan dan pelatihan ketenagalistrikan tersertifikasi bagi 262 penduduk setempat. Memberikan kesempatan kerja bagi 262 orang hingga tahun 2022).

“Manfaat berikutnya, meningkatkan peran tenaga wanita dengan menempatkan sekitar 10 persen peserta program EDP dan PTPL wanita di lokasi IPP PLTU Perseroan. Serta, memberikan dampak positif (multiplier effect) dari kegiatan usaha Perseroan dan entitas anak.”

Menurut Maulana, Engineering Development Program dan Pendidikan Tenaga Pembangkit Listrikjuga menjadi program CSR Perusahaan yang dinilai membanggakan oleh Manajemen dandapat direkomendasikan ke perusahaan lain.

“Program CSR ini terbukti mampu mengembangkan kualitas SDM penduduk sekitar melalui pengadaan pendidikan dan pelatihan ketenagalistrikan tersertifikasi. Program ini akan terus dijalan dan dikembangkan sebagai bukti nyata Perusahaan dalam meningkatkan derajat hidup penduduk sekitar,” tegasnya.

“Program CSR ketiga, Taman Baca Panre Dilao, merupakan program CSR yang pada tahap awal bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memberantas buta aksara dengan prioritas warga dari suku Bajo yang mayoritas tinggal di pesisir pantai dan tidak mengenal pendidikan formal.”

“Kami membangun Taman Baca Panre Dilao lengkap dengan berbagai fasilitas pendukungnya untuk keperluan mengajar antara lain buku, rak buku, meja belajar, koneksi internet, alat peraga serta perlengkapan lainnya.”

“Proses mengajar dilakukan setiap hari Sabtu dan Minggu dengan total peserta sebanyak 62 orang. Lokasi Taman Baca Panre Dilao juga digunakan sebagai tempat untuk melakukan sosialisasi mengenai virus Covid-19, pentingnya vaksinasi Covid-19 serta manfaat pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.”

BACA JUGA:   BPR Tuah Karimun Tata Ulang Arah Bisnis: Andalkan Inovasi Kredit PPPK dan Digitalisasi Jadi Tumpuan Pemulihan Kinerja

“Manfaat yang diberikan oleh program kategori pendidikan dan pengembangan masyarakat ini berupa pemberantasan buta aksara, menumbuhkan minat belajar dan membaca,” jelas Maulana.

Penulis: Teguh IS

Tags: DDPIPT Datang Dian Swastika Sentosa Power Indonesia
Previous Post

Program Tanggung Jawab Sosial Modernland Turut Sejahterakan Masyarakat Sekitar

Next Post

XL Axiata Gencar Lakukan CSR Berbasis Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR