Jakarta, TopBusiness – Kinerja apik dengan tata kelola atau Good Corporate Governance (GCG) dalam melakukan operasioanal, menjadikan BPR BKK Karangmalang tentunya membuahkan hasil. Dengan hal tersebut kinerja BPR akhirnya menjadi sebuah kebanggaan bagi Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten.
Tercatat, skor GCG yang diperoleh 1,80 pada tahun 2021 lalu.
Lantas BPR ini terus memberikan dukungan penuh dalam rangka meningkatkan peran para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dengan peningkatan pemberian kredit dan pembiayaan di seluruh wilayah Jawa Tengah ini, dengan capaian sebesar 51,48% pada tahun 2021.
Tentunya prestasi kinerja apik BPR ini tidak hanya berhenti disitu saja. BPR yang “bercitra rasa Bank Umum “ sangatlah terasa kental sekali. Dengan Inovatif yang dibangun, tentunya perseroan ini terus memacu layanan dengan menerapkan “teknologi digital transformasi”.
Sebuah keniscayaan bagi management untuk turut meningkatkan layanan di industri keuangan dengan layanan berbasiskan “Teknlogi Digital BPR”, yang mumpuni dalam rangka memberikan layanan keuangan secara Real Time, Cepat, Tepat sasaran, efektif, efisien dan dapat dilakakukan layanan transaksi dimana saja.
Pengembangan layanan digital berbasiskan dengan Smart Phone, Android ini dilakukan kerjasama nan apik dengan perbankan umum. Kerjasama yang saling memberikan benefit, yang sama-sama menguntungkan, ini telah merambah ke layanan jembut bola atas tabungan masyarakat dengan mengunakan mesin Electronic Digital Computer (EDC). Selain, layanan pengajuan kredit bagi seluruh nasabah sudah mengunakan digital, para nasabah sudah tidak perlu antre lagi ke berbagai kantor layanan BPR ini.
Layanan kepad Funding dan PPOB sudah dilakukan layanan digital. Serta juga Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sudah dilakukan melalui digital pula.
Peningkatan tabungan masyarakat dari kelompok sekolah dan lembaga pendidikan se-Jawa Tengah akan menjadi fokus dalam membangun masyarakat akan kesadaran akan pendidikan.
Peningkatan penghimpunan tabungan masyarakat sungguh sangat signifikan di raih BRP ini, dimana capain penghimpunan tabungan masyarakat terus meningkat, pada tahun 2020 sebesar Rp 438.777.000 juta dan tahun 2021 meningkat sebesar Rp 482.938.000 juta dengan peningkatan 10,06%.
Dengan kinerja keuangan yang kinclong, Laba 2020 mencapai Rp 25.414 juta , tahun 2021 sebesar Rp 25.602 juta, serta juga peningkatan Asset pada tahun 2020 sebesar Rp 736.726 juta, tahu 2021 sebasar Rp 786.192 juta dan setortan deviden tahun 2020 Rp 11.096 juta dan tahun 2021 sebesar Rp 10.883 juta.
Ditegaskan Direktur Umum dan Kepatuhan, Suparno, kami sebagai lembaga keuangan dengan status BPR ini akan terus memberikan pertumbuhan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarkat Sragen dan Jawa Tengah ini.
“Kami akan tingkatkan seluruh layanan BPR ini agar terus dapat meningkatkan para pelaku UMKM menjadi pengusaha tangguh dan terbebas dengan jaringan para rentenir yang terus menghisap para pelaku usaha,” katanya.
BPR terus melakukan berbagai inovasi layanan keuangan di seluruh sektor, baik itu usaha, ritel, pertanian, perkebunan, perdagangan, industri kecil, kontraktor serta juga Dunia pendidikan. “Dan juga terus meningkatkan layanan digital Pembiyaan dan BPR ini agar teknologi Digital ini akan meningkatkan layanan kepada seluruh masyarakat,” katanya.
“Tentunya BPR ini juga merupakan sebagai pendorong perekonomian daerah untuk terus tumbuh serta meningkatkan kesejahteraan rakyat dan juga peningkatan pendidikan masyarakat yang semakin meningkat pendiidkan dan juga badan usaha daerah ini juga sebagai “agent pembangunan”, tegas Suparno kepada Dewan Juri TOP BUMD Awards 2022 yang diselenggarakan Top Business, melalui dalam jaringan.
Foto: bprbkk-karangmalang.com
