TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diperkirakan Bergerak Melemah

Agus Haryanto
24 March 2022 | 08:36
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini diperkirakan bergerak melemah.

Di laman Samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia dalam laporan riset harian, memperlihatkan judul  IHSG Diperkirakan Bergerak Melemah.

Bursa AS ditutup melemah pada Rabu (23/3), Nasdaq 1,3%,  DJIA 1,3%, dan S&P500 1,2%. Pasar tertekan oleh tensi perang yang semakin panas antara Rusia dan Ukraina, serta ketakutan pelaku pasar akan kenaikan harga minyak (minyak WTI melesat ke USD 114/barrel) yang dikhawatirkan dapat memicu lonjakan inflasi. 

Sementara itu, pelaku pasar juga akan menantikan data initial jobless claim mingguan yang akan dirilis nanti malam. 

Pasar komoditas terpantau bergerak menguat, nikel naik 14,4% menjadi USD 32.375/ton, batu bara 8,1% ke level USD 270/ton, CPO 4,5% ke level RM 6.529/ton, minyak 2,3% ke level USD 114,4/bbl, dan emas 1,2% menjadi USD 1.950/ toz.

Bursa Asia ditutup menguat pada Rabu (23/3), Nikkei 3,0%, Hang Seng 1,2%, Kospi 0,9%, dan Shanghai 0,3%. 

IHSG ditutup flat (-0,06%) di level 6.996, dengan net buy asing di pasar reguler sebesar Rp 795 miliar dan di pasar negosiasi sebesar Rp 16.5 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBRI (Rp 267,2 miliar), BMRI (Rp 256,0 miliar), dan TLKM (Rp 168.6 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi dicatatkan oleh ARTO (Rp 129,4 miliar), ANTM (Rp 61,2 miliar), dan ITMG (Rp 60,4 miliar). BMRI, ADMR, dan INCO menjadi top leading movers, sementara ARTO, ASII, dan SUPR menjadi top lagging movers.

Terjadi penambahan 6.376 kasus baru COVID-19 di Indonesia kemarin (23/3) dengan positivity rate sebesar 5,8% (recovery rate: 94,6%, kasus aktif: 168.563).

BACA JUGA:   Adaro Sediakan Rp4 Triliun Buy Back Saham

Pagi ini pasar regional dibuka melemah, Nikkei -1,2% dan Kospi -0,6%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah hari ini, seiring dengan sentimen negatif dari bursa global dan regional,” demikian tertulis.

Previous Post

Bank Kaltimtara Menuju The True Regional Champion

Next Post

Indeks Alami Penipisan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR