TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Berpotensi Melemah

Agus Haryanto
11 May 2022 | 05:38
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (11/5/2022), berpotensi melemah.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Melanjutkan Pelemahan.

Pasar saham AS pada perdagangan semalam ditutup mixed jelang pengumuman data inflasi yang akan diumumkan pada Rabu waktu setempat dengan Index Dow Jones melemah 0,26% sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing menguat 0,25% dan 0,98%.

Pasar komoditas mayoritas bergerak negatif, harga minyak turun 3,63% ke level USD 99,4/bbl, emas turun 0,77% ke level USD 1.838/toz, CPO 2,06% ke level MYR 6.746/ton dan harga batubara 1,34% ke level USD 348,75/ton sedangkan nikel naik 0,51% ke USD 28.344/ton.

Kemarin, bursa Asia ditutup mixed dengan index Nikkei dan Hang Seng ditutup masing-masing turun 0,6% dan 1,8%, sedangkan Shanghai naik 1,1%. IHSG ditutup melemah 1,3% ke level 6.820. Asing mencatatkan net sell sebesar Rp 2,88 triliun di pasar reguler, dan net sell Rp 316,3 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBCA (Rp 920,1 miliar), BBRI (Rp 538,6 miliar), dan BMRI (Rp 530,8 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan UNVR (Rp 130,4 miliar), EMTK (Rp 97,3 miliar), dan PGAS (Rp 84 miliar). Top leading movers emiten UNVR, KLBF, TLKM, sementara top lagging movers emiten GOTO, BMRI, ARTO.

Terjadi penambahan 456 kasus baru COVID-19 pada hari Selasa dengan positive rate sebesar 0,4% (kasus aktif: 5.855).

Pagi ini pasar Asia dibuka merah dengan Nikkei dibuka 0,09% dan Kospi 0,22%. “Kami memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak melemah seiring dengan pergerakan negatif bursa global, regional dan pasar komoditas,” demikian tertulis.

BACA JUGA:   Kans Kenaikan IHSG Terbuka, Tengok Saham-saham Ini
Previous Post

Utang Produsen Go Potato Susut Rp200 Miliar, Sebabnya?

Next Post

IHSG di Bawah Level 7.000

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR