TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menko Airlangga Berharap Forum Sherpa G20 Beri Masukan Konkret

Nurdian Akhmad
10 July 2022 | 22:09
rubrik: Ekonomi
Menko Airlangga Berharap Forum Sherpa G20 Beri Masukan Konkret

Jakarta, TopBusiness  –  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membuka pertemuan Sherpa G20 ke-2 di Labuan Bajo. Pada kesempatan tersebut, Airlangga menekankan pentingnya forum ini untuk memberikan masukan konkret terkait isu dan tantangan global ke depan.

“G20 adalah sebuah forum ekonomi global yang harus bekerja sama untuk menjawab tantangan global yang sifatnya multinasional dan menarik perubahan. Saya ingin Anda menggarisbawahi, bahwa di ruangan ini hari ini, kita memiliki kewajiban untuk memikirkan orang lain, dan memberi solusi di atas meja,” kata Menko Airlangga, Minggu (10/7/2022).

Pertemuan Sherpa ke-2 merupakan lanjutan dari pertemuan pertama yang dilangsungkan awal tahun ini. Dalam pertemuan ini akan dibahas kan membahas lebih lanjut isu-isu yang sudah didiskusikan oleh masing-masing working group. Ada beberapa tema pembahasan working group yakni kesehatan, agrikultur, pariwisata, ekonomi digital, pendidikan, energi, perubahan iklim, hingga anti-korupsi.

Badan Pangan Dunia (FAO) melaporkan, akan terjadi kenaikan harga-harga bahan pangan yang menyebabkan 323 juta orang di seluruh dunia sangat rawan pangan atau beresiko tinggi. “G20 dapat mengambil tindakan untuk melindungi yang paling rentan di dunia dengan mengatasi gangguan pada produksi pertanian, rantai pasokan, dan perdagangan,” kata Ketua Umum DPP Partai Golkar ini dalam keterangan persnya.

Selain isu pangan dunia, ada juga ancaman krisis energi. Menurut International Energy Agency (IEA) menyebutkan, dunia mungkin akan menghadapi krisis energi, sehingga sekelompok produsen dan konsumen energi utama dapat bekerja sama untuk memastikan sistem energi yang lebih tangguh di mana negara harus saling mendukung untuk mencapai transisi yang aman dan berkelanjutan.

“Forum ekonomi utama harus menunjukkan kepemimpinan global yang memberi solusi untuk mengatasi tantangan langsung maupun jangka panjang. Indonesia meminta dukungan Anda untuk menemukan konsensus tentang tindakan praktis dan konkret yang menunjukan bahwa forum G20, sebagai forum ekonomi utama, termasuk tiga prioritas Presidency, kesehatan global, transformasi digital dan transisi energi,” jelas Airlangga.

BACA JUGA:   Indeks Bahan Bangunan dan Konstruksi Terdampak Covid

Tiga Anjuran

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga  menyampaikan tiga anjuran terkait tujuan penyelenggaraan dan hasil akhir yang dimintakan.  Pertama, kepercayaan dan saling menghormati di antara anggota G20 adalah kunci untuk memajukan dialog dan konsensus.

“Tugas kita sebagai Sherpa adalah memelihara hubungan kerja yang kondusif, unsur penting untuk mengubah saran teknis dan kebijakan yang kompleks menjadi tindakan berani dan ambisius untuk Kepala Negara kita,“ kata Airlangga.

Anjuran kedua, yaitu, “kelompok kita harus mengangkat pandangannya, untuk melihat ke depan untuk menyampaikan secara global pertumbuhan ekonomi dan ketahanan, sementara juga menemukan solusi untuk tantangan yang mendesak. Dengan niat dan tekad yang baik kita dapat memajukan prioritas Presidency  dan juga mengatasi krisis yang muncul, “ ungkap pria yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.

Untuk itu, dia mendorong keterlibatan menteri-menteri terkait perdagangan, penanaman modal, perindustrian, transisi energi, pembangunan dan keberlanjutan lingkungan dan iklim untuk memainkan perannya.

“Akhirnya, Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan harus menjadi kompas kita,terutama membantu meningkatkan kehidupan di negara-negara berkembang yang rentan,” tandas Airlangga.

Sekitar 120 peserta hadir dalam pertemuan Sherpa G20 ke-2 di Labuan Bajo. Baik dari negara anggota, undangan dan forum internasional. Pertemuan ini merupakan rangkaian pertemuan G20 sebelum pertemuan puncak G20 di Bali bulan November mendatang. Dalam pertemuan puncak, para negara anggota G20 akan mengeluarkan Deklarasi Pemimpin Negara.

Tags: airlangga hartartoMenko perekonomianpresidensi g20Sherpa G20
Previous Post

Jadi Finalis TOP GRC Awards 2022, Kinerja Mandiri Utama Finance Terdongkrak Berkat GRC

Next Post

Indeks Berpotensi Lanjutkan Peningkatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR