TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jadi Finalis TOP GRC Awards 2022, Kinerja Mandiri Utama Finance Terdongkrak Berkat GRC

Editor
9 July 2022 | 19:50
rubrik: Event, GCG
Jadi Finalis TOP GRC Awards 2022, Kinerja Mandiri Utama Finance Terdongkrak Berkat GRC

Jakarta, TopBusiness — Mandiri Utama Finance (MUF) terpilih menjadi Finalis ajang TOP GRC Awards 2022 yang diselenggarakan majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga terkemuka di Tanah Air, antara lain Asosiasi GRC Indonesia, Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia, CRMS Indonesia, IRMAPA, ICoPI, dll.

Mandiri Utama Finance telah mengikuti sesi Penjurian TOP GRC Awards 2022 di Jakarta, pada hari Kamis, (7/7/2022) secara daring. Dalam sesi ini Ary Andana selalu Corporate Secretary Deputy Division Head membawakan materi bertajuk “The GRC Framework di Mandiri Utama Finance” yang menjelaskan penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC) di MUF.

Di bagian awal presentasinya, kepada dewan juri TOP GRC Awards 2022, ia menyampaikan apresiasi atas terpilihnya MUF sebagai Finalis atau kandidat peraih penghargaan TOP GRC Awards di keikutsertaan yang pertama kalinya di ajang ini.

Ia memaparkan profil MUF sebagai salah satu multifinance dengan produk terlengkap di pasar pembiayaan otomotif, serta jaringan distribusi yang luas di Indonesia.

“Kami menawarkan jasa pembiayaan mobil dan motor baru serta yang bekas. Juga pembiayaan syariah dan fleet,” imbuh Yudhi.

Dalam operasional bisnis, lanjutnya, MUF bekerja sama dengan jaringan dealer, showroom, Bank Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia.

Saat ini, MUF memiliki total outlet/jaringan kantor Per 31 Desember 2021 adalah 119 outlet, 71% tersebar di Jawa dan BNT (turun dari sebelumnya 74% Jawa dan BNT, terutama karena penambahan di Area Sumatera).

Menindaklanjuti Peraturan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah, Perusahaan telah menutup KC Konvensional Banda Aceh pada November 2021 berdasarkan KEP-279/NB.111/2021 tertanggal 5 November 2021 Tentang Pencabutan Izin Pembukaan Kantor Cabang PT Mandiri Utama Finance Banda Aceh.

BACA JUGA:   Implementasi GRC Berbasis IT, WTR Siap Menjadi Perusahan Terdepan di Bidang Jalan Tol

Pada Desember 2021, MUF telah memiliki ijin untuk 116 jaringan kantor Konvensional dalam bentuk KC dan KSKC serta terdapat 109 jaringan kantor Syariah (channeling) dalam bentuk KSKC-US dan KC-US.

Kinerja Bisnis

Kepada dewan juri TOP GRC Awards, Ary mengungkapkan kinerja bisnis MUF sepanjang tahun 2021, “Nilai Pembiayaan tahun 2021 dibukukan sebesar Rp11.595 miliar, meningkat sebesar Rp5.728 miliar dari tahun 2020 atau hampir 2 kali dari nilai pembiayaan tahun 2020.”

“Nilai Pembiayaan Motor tahun 2021 dibukukan sebesar Rp 3.006 miliar, meningkat sebesar Rp 1.518 miliar, atau tumbuh sebesar 102%.”

“Nilai pembiayaan Mobil tahun 2021 naik sebesar Rp 4.209 miliar menjadi  Rp 8.590 miliar, atau tumbuh sebesar 96%.”

“Seiring dengan bertambahnya Nilai pembiayaan, Aset kelolaan tahun 2021 juga meningkat menjadi Rp 4.262 miliar, atau tumbuh sebesar 34,5%. Dengan NPF perusahaan tahun 2021 tetap terjaga pada 0,87%,” katanya.

“MUF tahun 2021 membukukan Laba sebesar Rp 102 miliar, naik sebesar Rp 115 miliar dari tahun 2020 sehingga ROE (Return on Equity) dibukukan sebesar 18,29%,” ungkap Ary.

Penerapan GRC di Mandiri Utama Finance

Lebih lanjut terkait penerapan GRC di MUF, Ary memaparkan bahwa MUF telah menerapkan Prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. “Kami telah juga membuat rencana bisnis tahunan dan rencana aksi keuangan berkelanjutan dengan periode 1, 3, dan 5 tahun,” tuturnya.

“Dewan Komisaris, Direksi dan Sekretaris Perusahaaan juga menjalankan peran dan memberikan dukungan sesuai fungsinya masing-masing.”

Juga didukung dengan adanya kelengkapan organ dan rapat organisasi seperti di Dewan Komisaris yaitu Komite Nominasi dan Renumerasi, Komite Pemantau Risiko dengan anggota pihak independen, dan Komite Audit dengan anggota pihak independen.

BACA JUGA:   Lewat Digitalisasi dan Sinergi, Bank Jatim Siap Jadi BPD Nomer 1 Tahun Ini

“Sedangkan di Direksi ada Komite Produk & Pengembangan Kegiatan Usaha Konvensional, Komite Produk & Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah, Komite Manajemen Risiko, dan Komite Pengarah Teknologi Informasi,” imbuh Ary.

Untuk Tata Kelola Terintegrasi, lanjutnya, MUF mengikuti Rapat Board Forum Bank Mandiri Group dan Rapat Tata Kelola Terintegrasi Bank Mandiri Group. “GRC juga memiliki struktur dan unit yang dipimpin seorang Chief Executive Office yang membawahi Risk Management dan Corporate President Office,” kata Ary

MUF juga telah memiliki serangkaian regulasi eksternal terkait GCG, Manajemen Risiko, dan Manajemen Kepatuhan. Contohnya, “Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan.”

“POJK 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan Jo SEOJK 15/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.”

“Pedoman Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Mandiri Group Principles Guideline (MGPG), dan Mandiri Subsidiaries Management Principle Guideline (MSMPG),” kata Ary.

Ary mengatakan bahwa MUF juga telah menerapkan Pedoman Kode Etik (Code of Conduct) melalui mekanisme Whistle Blowing System dan menjalankan Three Line of Defences

Kepada dewan juri, ia pun mengungkapkan skor dari penilaian GCG MUF sesuai dengan POJK No. 28/POJK.05/2020 tentang “Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan NonBank” dan SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang “Penilaian Tingkat Kesehatan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan.

“Tahun 2020 dan 2021, kami memperoleh skor GCG IR: 1,00; KPMR : 1,93; dan PTR : 1,23 terkait Laporan Penilaian Tingkat Kesehatan Perusahaan–faktor Tata Kelola Perusahaan Yang Baik,” ungkapnya.

Turut mengikuti sesi Penjurian TOP GRC Awards 2022, dari MUF yaitu Risk Management Div. Head Andi Setiawan; dan Compliance Dept. Head Roni Masdi.

BACA JUGA:   LKN Gelar Sharing Session Bertema "Memenangkan Perjuangan Warga Desa untuk Indonesia"

Penulis: Teguh IS

Tags: TOP GRC Awards 2022
Previous Post

Berkat GRC, BPR BKK Karangmalang Mampu Bertahan di Tengah Gempuran Pandemi

Next Post

Menko Airlangga Berharap Forum Sherpa G20 Beri Masukan Konkret

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR