Jakarta, TopBusiness – PT Bukit Asam Tbk merupakan salah satu anggota dari Holding BUMN Pertambangan atau Mining Industry Indonesia (Mind ID). PT Bukit Asam memiliki beberapa segmen usaha, namun yang menjadi segmen operasi utama adalah pertambangan batu bara.
PT Bukit Asam Tbk memiliki sejarah yang sangat panjang di industri batu bara nasional. Operasional perusahaan ini ditandai dengan beroperasinya tambang Air Laya di Tanjung Enim tahun 1919 oleh pemerintah kolonial Belanda. Kala itu, penambangan masih menggunakan metode penambangan terbuka.
PT Bukit Asam Tbk berkomitmen menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan. Untuk mewujudkannya, segenap pimpinan PT Bukit Asam mendukung penuh penerapan GRC.
“Dewan Komisaris mendukung GRC di Perusahaan melalui Komite Audit dan Komite Risiko Usaha, Pasca Tambang, CSR, Nominasi dan Remunerasi dan PSDM,” ujar Suherman selaku Direktur Sumber Daya Manusia PT Bukit Asam Tbk saat sesi penjurian TOP GRC Awards 2022 secara online oleh Majalah TopBusiness, Kamis (7/7/2022).
Suheman menambahkan, Dewan Komisaris memainkan peran penting dalam pengawasan terhadap kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya baik mengenai Perusahaan maupun usaha Perusahaan yang dilakukan oleh Direksi serta memberikan nasihat kepada Direksi termasuk terhadap pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perusahaan, Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Perusahaan dan ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk kepentingan Perusahaan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan.
“Begitupun Direktur Utama sebagai pimpinan tertinggi Perusahaan memainkan peranan penting dalam mendukung GCR di Perusahaan, diantaranya dengan membentuk satuan kerja khusus yang membidangi GCG, Manajemen Risiko, legal dan compliance untuk menjamin tegaknya GCR di Perusahaan, serta telah menetapkan beberapa pedoman penting diataranya Pedoman Manjemen Risiko, Pedoman GCG, dan lain-lain,” jelas Suherrman.
Selain itu, Perusahaan aktif dalam melakukan pemutakiran pedoman yang berlaku di Lingkungan Perusahaan dalam rangka pemenuhanan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam menerapkan GRC, PT Bukit Asam didukung dengan adanya IT dalam membangun sisttem.
“Dalam mendukung proses GRC di Perusahaan, teknologi informasi memiliki peran yang penting dalam membangun sistem GRC. Diantaranya telah ada adanya one-stop application terkait dengan GCG, Manajemen Risiko, Gratifikasi, dan lain-lain.
Penulis: Mi’roji
