Jakarta, TopBusiness—Neraca perdagangan Indonesia Juni 2022 mengalami surplus USD5,09 miliar.
Dalam konferensi pers yang juga disiarkan via YouTube hari ini, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Margo Yuwono, mengatakan bahwa nilai ekspor Indonesia Juni 2022 mencapai USD26,09 miliar atau naik 21,30 persen dibanding ekspor Mei 2022.
“Dibanding Juni 2021 nilai ekspor naik sebesar 40,68 persen.”
Sementara itu, nilai impor Indonesia Juni 2022 mencapai USD21,00 miliar. Angka itu naik 12,87 persen dibandingkan Mei 2022 atau naik 21,98 persen dibandingkan Juni 2021.
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Juni 2022 mencapai USD141,07 miliar atau naik 37,11 persen dibanding periode yang sama tahun 2021.
Margo Yuwono mengatakan bahwa menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–Juni 2022 berasal dari Jawa Barat dengan nilai USD19,23 miliar (13,64 persen). Diikuti Kalimantan Timur USD16,06 miliar (11,39 persen), dan Jawa Timur USD12,87 miliar (9,12 persen).
