TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pembiayaan untuk Rumah Tangga Meningkat di Juli

Achmad Adhito
18 August 2022 | 15:38
rubrik: Ekonomi
Kegiatan Dunia Usaha Terlihat Meningkat

Penjualan Ponsel di ITC Roxy, Jakarta (Foto: Dhi/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness—Permintaan pembiayaan baru oleh rumah tangga, terindikasi tumbuh meningkat pada Juli 2022. Mayoritas rumah tangga memilih bank umum sebagai sumber utama penambahan pembiayaan dengan jenis pembiayaan yang diajukan mayoritas berupa kredit multiguna.

“Adapun sumber pembiayaan lainnya yang menjadi preferensi responden untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan adalah antara lain koperasi dan leasing,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, hari ini di Jakarta.

Sementara itu, penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Juli 2022 juga terindikasi tumbuh positif meski melambat dari bulan sebelumnya, tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 54,6%. Faktor utama yang memengaruhi perkiraan penyaluran kredit baru tersebut yaitu prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan, serta permintaan pembiayaan dari nasabah.

“Untuk keseluruhan periode triwulan III 2022, penawaran penyaluran kredit baru juga diprakirakan tumbuh positif meski melambat dibandingkan triwulan sebelumnya,” kata Erwin.

Ia pun menjelaskan bahwa permintaan pembiayaan baru korporasi pada Juli 2022 terindikasi meningkat. Hal tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 20,5%, lebih tinggi dari SBT Juni 2022 sebesar 16,4%. Peningkatan pembiayaan bersumber dari dana sendiri, yang masih menjadi mayoritas pembiayaan, diikuti oleh pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik.

“Sementara itu, pembiayaan yang bersumber dari pinjaman ke perbankan dalam negeri terindikasi melambat.”

BACA JUGA:   Inflasi Maret 2025: 1,65%
Tags: bank indonesiapembiayaan rumah tangga
Previous Post

SKK Migas Perkuat Perwakilan Untuk Lebih Berperan Dalam Peningkatan Produksi Migas

Next Post

Ada Lima Isu Strategis dalam Pembangunan Jabar, Bappeda Siap Melakukan Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR