Jakarta-Thebusinessnews. Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan(OJK) terus mendorong penurunan suku bunga kredit dibawah sepuluh persen.Untuk mencapai itu margin perbankan juga harus disesuaikan dengan itu.
” Kita ingin margin bank itu sesuai dengan semangat mengikuti dan mendorong penurunan suku bunga.” Ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK,Nelson Tampubolon di kompleks Bank Indonesia Jakarta,Kamis(17/3/
Ia menjelaskan, persoalan besaran margin akan diserahkan sepenuhnya kepada entitas masing masing bank. “Jika dirasa tidak perlu margin yang tinggi untuk menurun suku bunga kredit ,ya mereka(bank) akan ukur sendiri.” Ujar dia.
Namum ia yakin,perbankan mempunyai strategi masing masing untuk menurunkan sukubunga kredit dibawah sepuluh persen.”Jadi kami tidak perlu mendikte mereka , ” ujar dia.
Penurunan suku bunga kredit itu, kata dia merupakan satu satunya cara untuk berdaya saing di kawasan ASEAN . Untuk mencapainya perlu efisiensi .” Kalau tidak daya saing kita turun .” Ujar dia
Ia melanjutkan rata rata NIM ( net interes margin ) perbankan nasional 6 persen.Namum ada perbankan yang dibawah maupun diatas angka itu.” Kalau Bank asing marginnya rendah sedangkan bank BUKU III dan BUKU IV marginnya besar sebab operasioanal besar.” Ujar dia. (Az)