TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Otomotif Diprediksi Tumbuh 2023, Ini Ulasan Saham DRMA dan ASII

Achmad Adhito
14 December 2022 | 08:48
rubrik: Capital Market
Ketika Asing Lebih Sedikit Namun Dominan di BEI

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness—Analis saham dari Samuel Sekuritas Indonesia, Pebe Peresia, mengeluarkan prediksi terbaru tentang sektor otomotif dan saham yang direkomendasikan.

Dalam riset terbaru yang dipublikasikan kemarin malam, ia mengatakan bahwa industri otomotif nasional akan terus bertumbuh hingga tahun depan.

“Kami memerkirakan penjualan 4W (4 wheel) dan 2W (2 wheel) nasional di tahun depan (FY23F) masing-masing dapat mencapai 1 juta unit dan 5.6 juta unit,” kata dia.

Angka proyeksi tersebut cenderung konservatif dan belum mencapai angka level pra-pandemi. Hal ini karena adanya tantangan dari kenaikan suku bunga, mengingat 70% penjualan otomotif nasional menggunakan kredit. “Namun demikian, kami tetap tetap optimis industri otomotif akan cenderung stabil di tahun depan, salah satunya didorong oleh inovasi produk termasuk EV (electric vehicle),” kata dia.

Pebe Peresia pun melihat pemerintah semakin agresif untuk mendorong masyarakat menggunakan EV, melalui beberapa peraturan dan subsidi yang diberikan. Termasuk di situ adalah Inpres 7/2022 untuk mengimplementasikan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagai kendaraan dinas pemerintah, subsidi biaya konversi motor listrik, keringanan pajak untuk kendaraan listrik, serta rencana subsidi pembelian kendaraan motor listrik sebesar Rp6,5 juta per unit.

Saham DRMA dan ASII

“Kami memertahankan rekomendasi buy untuk dua emiten di dalam universe SSI (Samuel Sekuritas Indonesia), yaitu DRMA,” kata dia.

Untuk saham DRMA: TP Rp830; 10.3 kali PE untuk FY23F.

Kemudian, untuk ASII. Ini dengan TP di Rp7.500; 10.3 kali PE FY23F.

“Prediksi tersebut seiring dengan kinerja positif industri otomotif dan beberapa strategi yang akan diimplementasikan oleh dua emiten itu,” kata dia.

DRMA berencana akan mengoperasikan pabrik 4W baru di tahun depan dan akan masuk ke industri EV melalui lokalisasi komponen EV dan charging station.

Sementara ASII juga akan merilis beberapa model EV di beberapa tahun ke depan dan juga akan melakukan lokalisasi produk hybrid.

“Namun, perlu diperhatikan, pertumbuhan kinerja ASII ke depan mungkin akan terganggu oleh penurunan harga batu bara yang melemahkan segmen HEMCE (heavy equipment, mining, construction, energy) di UNTR, dan nilai investasi di GOTO,” kata dia.

BACA JUGA:   IHSG bisa Lanjut Rebound, Saham Ini Direkomendasikan
Tags: industri otomotifpebe peresiasaham ASIIsaham drmasaham otomotifsamuel sekuritas indonesia
Previous Post

IHSG Berpotensi Lanjutkan Kenaikan

Next Post

ABBI 2022, Dorong Kejayaan Ekonomi Nasional Lewat Produk Lokal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR