Jakarta, TopBusiness—Bank SulutGo hari ini mengumumkan satu keterbukaan informasi untuk Bursa Efek Indonesia (BEI). Di situ, bank tersebut mengumumkan realisasi penggunaan dana hasil penerbitan obligasi yang diterbitkan tahun 2021. Itu persisnya adalah Obligasi Berkelanjutan I Bank SulutGo Tahap I Tahun 2021.
Direktur Bank SulutGo, Machmud Turuis, menjelaskan sejumlah hal tentang penggunaan dana hasil penerbitan obligasi itu, hingga Desember 2022.
Dari hasil bersih penerbitan obligasi senilai Rp746,48 miliar maka sebanyak Rp683,14 miliar telah digunakan untuk fasilitas kredit. Sementara dalam prospektus, dana untuk kredit direncanakan sebanyak Rp746,48 miliar atau 100% dari dana hasil penerbitan tersebut.
“Dengan demikian,” Machmud menjelaskan, “sisa dana hasil penawaran obligasi tersebut kini senilai Rp63,33 miliar.”
Adapun dana sisa yang senilai Rp63,33 miliar tersebut pada saat ini ditempatkan di instrument Reserve Repo Bank Indonesia dengan tingkat bunga 5,50%. “Instrumen tersebut aman dan likuid,” Machmud menjelaskan.
