Jakarta, TopBusiness—Dihadapkan pada potensi penguatan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) minggu ini, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, Rifqi Satria Dinandra, merekomendasikan buy untuk trading hingga Jumat, 3 Februari 2023 mendatang pada enam saham.
Dalam penjelasan tertulis pagi ini, ia menjelaskan bahwa itu adalah saham-saham ini:
BBNI (Support: 9.325, Resistance: 9.950).
BMRI (Support: 9.700, Resistance: 10.550).
SIDO (Support: 735, Resistance: 785).
RALS (Support: 665, Resistance: 700).
APLN (Support: 152, Resistance: 162).
BBCA (Support: 8.500, Resistance: 9.000).
Ia memprediksi bahwa IHSG berpotensi kembali menggeliat setelah minggu lalu mengalami kenaikan sebesar 0,3%. Ada dua sentimen utama yang menggerakkan IHSG pada minggu lalu yakni rilis Laporan Keuangan Emiten Perbankan dan PDB AS.
Ia tak memungkiri, kalau PDB AS juga ikut menggerakkan IHSG, di mana ekonomi AS pada 4Q22 tumbuh 2,9% secara tahunan. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan konsensus 2,6%. Belanja konsumen yang merupakan 68% dari PDB juga naik 2,1% atau lebih rendah dari sebelumnya 2,3%.
“Ekonomi Amerika yang terus tumbuh jadi berita baik bagi ekonomi Indonesia.”
Sementara itu terkait sentimen minggu ini, Rifqi menjelaskan, ada 2 sentimen yang sebaiknya dicermati investor yakni inflasi dan PMI Manufaktur Indonesia dan suku bunga AS.
Ia menjelaskan PMI Manufaktur pada Desember sudah meningkat dari 50,3 menjadi 50,9. Inflasi dalam negeri sudah mulai turun, pada bulan Januari ini konsensus inflasi di level 5,40% yoy (umum) dan 3,30% yoy (inti).
“Tren penurunan harga biaya transportasi setelah libur Nataru diprediksi akan menjadi salah satu faktor inflasi yang lebih rendah pada bulan Januari dibandingkan sebelumnya.”
Ia menambahkan suku bunga AS juga menarik untuk dicermati karena saat ini sudah di level 4,50% dan diprediksi akan naik hanya 25 bps pada pertemuan awal Februari nanti. “Agresivitas kenaikan suku bunga pun diprediksi akan berkurang . Apabila hanya naik 25 bps maka agresivitas The Fed sudah berkurang sesuai dengan prediksi pasar,” terangnya.
