TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Performa Bisnis Melambung, BPR Pekanbaru Madani Siap Terbang Tinggi

Nurdian Akhmad
31 January 2023 | 23:27
rubrik: BUMD, Event
Performa Bisnis Melambung, BPR Pekanbaru Madani Siap Terbang Tinggi

Jakarta, TopBusiness – PT BPR Pekanbaru Madani (Perseroda) dalam tiga tahun terakhir menjelma jadi BPR yang sehat dengan layanan prima kepada masyarakat Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru.

Dari sisi aset perusahaan, BPR Pekanbaru Madani menorehkan kenaikan hingga 400 persen dari Rp 27 miliar pada 2019 menjadi Rp 102 miliar pada awal 2023. Pada Oktober 2019, saat Akhmad Fauzi baru ditunjuk menjadi direktur utama bank BUMD ini, kredit bermasalah mencapai Rp 3,3 miliar dan kredit macet (NPL) mencapai Rp 28,5 miliar.

Tingkat LDR (loan to deposit ratio) saat Fauzi baru menjabat pada 2019  hanya sekitar 44 persen. Tapi akhir 2022, LDR  BPR Pekanbaru Madani berada di angka 88,34 persen.

Akhir tahun 2022, NPL gross di BPR Pekanbaru Madani hanya 1,02 persen, sedangkan NPL netto sebesar 0,38 persen. “Kami tidak berbangga atau berpuas diri dengan hal tersebut. Kami akan terus berupaya lebih baik lagi ke depannya,” ujar Dirut BPR Pekanbaru Madani, Akhmad Fauzi, dalam penjurian TOP BUMD Awards 2023 yang digelar secara daring, Senin (30/1/2023).

Pada kesempatan penjurian ini, Fauzi didampingi oleh Albadri (Direktur), Ricky Maulana (Manager Bisnis), Dian Aggraini (PE Kepatuhan), Riska Damayanti (PE AI), serta Lukmanto Koto (Manager Operasional dan Umum),

Kepada dewan juri, Fauzi memaparkan bahwa kinerja keuangan BPR Pekanbaru Madani pada 2022 jauh di atas target. Semua indikator kinerja bank ini sudah 100 di atas target dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) perusahaan.

“Target  laba kami tahun 2022 sebesar Rp 688,2 juta, tapi realisasi pada akhir Desember 2022 naik menjadi Rp 2,7 miliar atau 393,75 persen di atas target. Tahun 2023 ini, Bank Pekanbaru Madani menargetkan laba Rp 1,12 miliar,” tutur dia.

BACA JUGA:   Bank NTT Optimalkan Peran Teknologi Digital untuk Akselerasi Bisnis

Menurut Fauzi, salah satu kelebihan BPR Pekanbaru Madani adalah porsi deposito yang jauh lebih tinggi ketimbang Tabungan dan giro. Berdasarkan laporan keuangan BPR Pekanbaru Madani, nilai deposito BPR ini pada akhir 2022 mencapai Rp 24,82 miliar. Sementara itu, jumlah tabungan sebesar Rp 15,7 miliar.

Dia menambahkan, bagi bank umum termasuk BPD dan BPR sebenarnya sangat sulit merebut deposito yang sering dikenal sebagai dana mahal karena menawarkan bunga tinggi.  “Kecuali BCA karena mereka sudah memiliki fasilitas dan layanan yang canggih. Sementara kami, BPR ini memiliki keterbatasan,” ujarnya.

Tapi, menurut Fauzi, dana itu dikatakan mahal kalau idle atau tidak disalurkan dalam bentuk kredit. Sementara di BPR Pekanbaru Madani, dana yang masuk langsung disalurkan sehingga tidak ada istilah dana mahal, karena tidak ada dana mengendap.  “Penempatan dana di kami hanya untuk reserve atau dana cadangan kalau ada pencairan atau penggunaan deposito,” ujarnya.

Fauzi juga menjelaskan mengenai target laba BPR Pekanbaru Madani dalam RBB 2023 yang turun menjadi Rp 1,12 miliar dibandingkan realisasi laba 2022 sebesar Rp 2,7 miliar. Penurunan target laba itu karena manajemen BPR Pekanbaru Madani tahun ini berencana membuka kantor baru di Kabupaten Bengkalis dan di dalam Kota Pekanbaru.

“Perkiraan kami itu menghabiskan investasi hingga Rp 1 miliar, karena ada pegawai baru, ada renovasi kantor dan kelengakapannya. Makanya kami menargetkan laba hanya Rp 1,1 miliar,” tutur dia.

Namun, ada satu hal yang membanggakan di BPR Pekanbaru Madani karena per 29 Januari 2023, total aset perseroan daerah ini mencapai Rp 102,5 miliar. Angka ini sudah diatas target RBB tahun 2023 sebesar Rp 101,97 miliar. “Kami sedang menunggu OJK apakah RBB ini perlu disesuaikan atau tidak,” ucapnya.

BACA JUGA:   Kinerja Apik Jamkrida Jatim, Setoran PAD Terus Meningkat

Hal lain yang membanggakan adalah pada 2023, BPR Pekanbaru Madani dipercaya oleh Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menyalurkan Kredit Usaha Daerah (KUD) dengan bunga subsidi APBD.

“Jadi kami disubsidi oleh Pemkot Pekanbaru sebesar Rp 3 miliar untuk subsidi bunga atau secara persentasi sekitar 11 persen dari total bunga. Adanya subsidi ini bunganya menjadi hanya 3 persen dengan jangka waktu hanya 1 tahun dan plafon kredit juga dibatasi. Kami berusaha di semester I 2023, Kredit Usaha Daerah ini akan selesai mengingat  tahun 2024 adalah tahun politik. Kami tidak tahu arahnya  akan seperti apa,” tutur Fauzi.

Kepada dewan juri, Fauzi juga mengklarifikasi soal penurunan CAR atau rasio kecukupan modal  yang terjadi pada 2022, di mana pada semester I nilai CAR sebesar 14,21% dan semester II turun menjadi 13,22%.

“CAR ini menurun bukan karena kami rugi, tapi seiring bertambahnya volume kredit, karena kami lebih fokus pada penyaluran kredit untuk ASN atau konsumtif yang jaminannya berupa SK. Jadi bisnis kami berkembang cepat namun tidak dibarengi dengan suntikan modal,” kata dia.

Namun, menurut Fauzi, CAR pada akhir Januari 2023 lalu sudah naik kembali menjadi 15,8 persen. Ia optimistis CAR akan semakin bertambah karena akan ada suntikan modal dari Pemkot Pekanbaru.

“Mudah-mudahan di 2023 kondisi BPR kami sudah semakin sehat. Kalau kemarin di ICU, kemudian mulai rawat jalan dan sekarang sudah mau terbang, baru mau take off. Mudah-mudahan terbangnya semakin tinggi,” tuturnya.

Menurut Fauzi, keberhasilan BPR Pekanbaru Madani meningkatkan kinerja bisnis tak lepas dari dua strategi yang dijalankan perusahaan, yakni meningkatkan loyalitas karyawan dan semangat berbagi.

“Sebagai muslim kami diajarkan untuk selalu bersedekah atau berbagi terhadap sesama. Alhamdulillah itu terbukti selalu mendapatka ya, kalau nabi itu mukjizat. Bayangkan dalam waktu tiga tahun aset terus bertambah, laba juga mencapai Rp 2 miliar,”  tuturnya.

BACA JUGA:   Perumda Air Minum Tirta Aji Tingkatkan Kinerja dengan Kemandirian Perusahaan

Untuk tahun 2023 ini, menurut Fauzi, strategi BPR Pekanbaru Madani adalah fokus pada tiga hal, yaitu inovasi di bidang bisnis, peningkatan kualitas SDM, dan inovasi di bidang IT. Di bisnis perseroan akan lebih banyak melakukan perubahan-perubahan dengan menyesuaikan antara produk dan kondisi lapangan.

“Kemudian di SDM juga kami menerapkan KPI. Kemudian di IT kami lebih menyempurnakan sistemnya sesuai kondisi IT bank,” ujar dia.

Tags: bpr pekanbaru madaniTOP BUMD Awards 2023
Previous Post

Cetak Laba Rp 41,2 Triliun, Bank Mandiri Bakal Makin Ekspansif

Next Post

Kementerian PUPR Rampungkan Jalan Labuan Bajo-Tanamori

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR