Jakarta, TopBusiness—Tingkat kebocoran air di Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Madiun di tahun 2022 di 18,34%. Sedangkan di tahun 2021 di 15,44%.
“Dengan angka tersebut, maka tingkat NRW (non-revenue water) kami di bawah rata-rata nasional yang sebesar 25%,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Taman Sari Madiun, Suyoto, dalam presentasi untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2023 yang digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga.
Suyoto dalam kesempatan tersebut menjelaskan juga pencapaian BUMD tersebut dalam sejumlah hal.
Antara lain, dijelaskannya bahwa pada tahun 2022, jumlah pelanggan sebanyak 42.530 SL (sebesar 99,51% dari target). Angka ini naik dibandingkan tahun 2021 yang di 41.404 SL.
“Cakupan layanan di tahun 2022 sebesar 73,03%,” Suyoto menjelaskan.
Nilai penjualan di tahun 2022 oleh perusahaan BUMD tersebut di Rp43,99 miliar. Angka itu sebesar 96,41% dari target.
Laba Perumda Air Minum Tirta Taman Sari selalu naik walau tidak ada kenaikan tarif sejak tahun 2016. Walhasil, kontribusi ke PAD (pendapatan asli daerah) selalu meningkat. “Dalam hal ini, kami mengupayakan naiknya jumlah pelanggan [untuk mengatasi kenaikan beban biaya],” ia mengatakan.
Salah satu strategi menaikkan jumlah pelanggan adalah dengan program gratis sambungan baru untuk perumahan.
Kualitas air minum dari BUMD tersebut telah memenuhi standar Permenkes (Peraturan Menteri Kesehatan) Nomor 492 Tahun 2010. “Sedangkan rata-rata jam layanan per hari kami,” Suyoto menjelaskan, “telah mencapai 24 jam per hari.”
Peringkat kinerja Perumda Tirta Taman Sari untuk tahun 2022 secara nasional ada di peringkat 8 berdasarkan penilaian BPPSPAM (Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum).
Adapun dalam cakupan Propinsi Jawa Timur, BUMD tersebut ada di peringkat 3 untuk tahun 2022.
Perumda Tirta Taman Sari pun menggelar inovasi secara teratur. Inovasi tersebut pun ada yang telah berdampak kepada pencapaian kinerja. Contoh dari dampak tersebut, Suyoto menjelaskan, adalah naiknya jumlah pelanggan.
Bagaimana dengan tingkat kepuasan para pelanggan? “Berdasarkan survei kepuasan pelanggan oleh pihak eksternal, tingkat kepuasan ke layanan kami mencapai 84,870 atau ‘baik’,” dia menjelaskan lagi.
Perumda Tirta Taman Sari, Suyoto pun telah melakukan perluasan bidang bisnis. BUMD tersebut mengoptimalkan aset lahan untuk sarana agro-wisata Ngrowo Bening Edu-Park. “Di samping itu, kami masuk ke bisnis AMDK (air minum dalam kemasan),” Suyoto mengatakan.
