TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kinerja Moncer, Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi Optimis Jadi PDAM Besar di 2023

Editor
12 February 2023 | 08:06
rubrik: BUMD, Event
Kinerja Moncer, Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi Optimis Jadi PDAM Besar di 2023

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Apiknya sepak terjang Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi terungkap pada sesi penjurian TOP BUMD Awards 2023 yang digelar Majalah TopBusiness secara virtual pada Rabu (8/2/2023) lalu. Adalah Dwike Riantara, S.Sos., M.Si., Direktur Utama Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi, yang memaparkan berbagai capaian perusahaan dalam dua tahun belakangan ini.

Sebagai perusahaan penyedia air minum, Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi memiliki visi menjadi perusahaan umum daerah yang sehat dan mandiri dengan mengutamakan pelayanan prima didukung SDM yang professional. Adapun salah satu misi yang dicanangkan perusahaan adalah peningkatan kualitas pelayanan dengan penerapan teknologi informasi sejalan dengan Program Kota Jambi Smart City.

“Nah, visi dan misi yang mungkin menjadi titik berat adalah bagaimana kami bisa meningkatkan kualitas pelayanan dengan menerapkan teknologi informasi sejalan dengan program kota Jambi Smart City. Jambi Smart City ini sudah berjalan mungkin hampir 10 tahun, sesuai dengan masa periode dari Bapak Walikota kami, dan sudah banyak sekali kemajuan dan capaian dari program ini. Kami tentunya mempunyai kewajiban untuk mendukung Jambi Smart City,” ungkap Dwike Riantara di hadapan dewan juri.

Lebih lanjut Dwike mengatakan bahwa dari sisi strategi bisnis, Perumdam Tirta Mayang memiliki concern utama untuk terus bisa mengembangkan cakupan pelayanan air minum di Kota Jambi. Hal ini sesuai dengan tugas yang diberikan oleh Walikota Jambi.

”Perlu diketahui, Jambi adalah kota besar di Pulau Sumatera yang sebetulnya di bawah kota metropolitan yang ada, seperti Medan, Pekanbaru, Bandar Lampung, Bengkulu dan Banda Aceh, tetapi kami memiliki jumlah pelanggan keempat terbesar di Pulau Sumatera. Jadi, Tirta Mayang itu adalah perusahaan air minum terbesar keempat setelah Medan, Palembang dan Padang. Kami di atas Pekanbaru, Bandar Lampung, Banda Aceh, dan Bengkulu,” ungkap Dwike.

BACA JUGA:   Air Minum Kemasan MASA, Inovasi Perumdam Mojopahit Tingkatkan PAD

Dengan jumlah pelanggan sebanyak 94.156 sambungan rumah, saat ini Perumdam Tirta mayang masuk kategori PDAM sedang. Kendati demikian, Dwike berharap tahun ini perusahaan bisa masuk kategori PDAM besar.

“Saat ini kami dalam kategori sedang, karena jumlah pelanggannya masih di bawah 100 ribu, tetapi di atas 30 ribu. Kalau di bawah 30 ribu itu kategorinya masih PDAM kecil. Dan kalau nanti pada akhir tahun jumlah pelanggan Tirta Mayang mencapai 102.000 sambungan, maka Tirta Mayang akan menjadi salah satu PDAM besar di Indonesia dengan berbagai tantangan yang tentunya akan mengikutinya,” ungkapnya.

Kinerja, Target dan Inovasi

Bicara soal kinerja perusahaan, sebagaimana dikatakan Dwike, Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi sudah berhasil menaikkan nilai kinerjanya pada tahun 2021 dan 2022. Bahkan, kenerja Perumdam Tirta Mayang diklaim sebagai yang terbaik di Provinsi Jambi.

”Kinerja Tirta Mayang itu adalah yang terbaik di Provinsi Jambi, kami memiliki nilai 3,12 di atas PDAM-PDAM lain yang ada di Provinsi Jambi. Dan ini juga adalah nilai kinerja tertinggi yang dicapai oleh Tirta Mayang dalam enam tahun terakhir. Sejak tahun 2016 itu tidak pernah Tirta Mayang memiliki nilai kinerja di atas 3, selalu di bawah 3 (2,8 dan 2,9), tahun 2021 kami berhasil menaikkan menjadi 3,12,” ungkap Dwike.

Kendati secara umum dari sisi kenerja Perumdam Tirta Mayang mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir, Dwike tidak menampik bahwa perusahaan yang dipimpinnya juga masih memiliki PR besar, yakni terkait dengan tingkat kehilangan air. Saat ini tingkat kehilangan air Perumdam Tirta Mayang masih ada di angka 37,6%.

”Sebelumnya pada saat kami menjabat di perusahaan ini, tingkat kehilangan air itu mencapai 40%. Kami hanya berhasil menurunkan 3% dalam satu tahun dan membentuk satu task force yang akan bekerja keras untuk membuktikan bahwa kami bisa menurunkan angka kehilangan air ini paling tidak menjadi 32% atau 33% pada tahun 2023,” ujarnya.

BACA JUGA:   Tiga Transformasi Taman Kyai Langgeng, Mampu Bangkit Pasca Pandemi

Di samping target untuk bisa menekan tingkat kehilangan air, seperti telah disebut bahwa Perumdam Tirta Mayana juga memiliki target kinerja untuk dapat menembus jumlah pelanggan di atas 100.000 sambungan tahun ini.

”Sudah kami sampaikan bahwa pada tahun 2023 ini kami akan berjuang keras menembus angka 100 ribu pelanggan. Untuk kontrak kinerja kami dengan walikota, tentunya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem produksi, transmisi, dan distribusi. Kemudian penambahan7.200 sambungan rumah pada tahun2023 dan menjaga efektivitas penagihan pelanggan rata-rata 96%. Saat ini sudah di atas 96% sebetulnya. Kemudian bagaimana kami juga perlu menambah jumlah konsumsi air rata-rata dengan cara optimalisasi pembacaan stand meter pelanggan,” ungkap Dwike.

Ada satu faktor, yang disebut Dwike, bisa mempengaruhi Perumdam Tirta Mayang Jambi untuk mencapai target kinerja di tahun 2022, yakni ketika perusahaan berhasil mengoperasikan sebuah instalasi pengolahan air yang baru yang berkapasitas 100 Liter/detik dan pembangunan jaringan perpipaan yang meliputi pembangunan instalasi ini. Dengan demikian, lanjut Dwike, pihaknya memiliki peluang untuk menambah sekian ribu sambungan baru (sekitar 8000) mungkin targetnya dari 100 Liter/detik ini

“Dan atas inisiatif Bapak Walikota Jambi dan atas permintaan dari masyarakat yang ada di wilayah perbatasan Kota Jambi dengan Kabupaten Muaro Jambi, kami melayani satu wilayah yang berpotensi menambah jumlah pelanggan sebanyak 1500 sambungan. Ini bukan di wilayah kota Jambi, tapi di wilayah perbatasan. Dan ini membuktikan bahwa kami punya kemampuan untuk juga memberikan akses bagi masyarakat yang membutuhkan, bukan hanya di dalam Kota Jambi, tetapi juga di luar, selagi regulasi untuk itu memungkinkan dan ada kerja sama dengan pemerintah setempat,” katanya.

Sejurus dengan kinerja perusahaan yang terus mengalami peningkatan, laba yang diraih Perumdam Tirta Mayang juga ikut melesat. “Pada tahun 2021 kami membukukan laba Rp6,1 miliar (sebelum pajak). Kemudian tahun 2022 dan sebelum pajak (labanya) Rp6,5 miliar,” ungkap Dwike.

BACA JUGA:   Kinerja dan Prestasi Cemerlang Antarkan Jamkrida Bali Kembali Jadi Finalis TOP BUMD Awards

Tidak kalah penting dalam slide presentasinya, Perumdam Tirta Mayang juga mengungkap sejumlah terobosan/inovasi bisnis yang berkaitan juga dengan pemanfaatan teknologi informasi di perusahaan, antara lain adanya website resmi yang berisi informasi untuk pelanggan, WhatsApp Business API (Application  Programming Interface) yang menjadi sarana untuk membantu dan mempermudah bisnis dalam berkomunikasi dengan pelanggan, Pembentukan Tim Task Force NRW, SIMONTA (Sistem Monitoring Online Tekanan Air), dan penerapakan Metode SCM (Streaming Current Monitor).

Penulis: Fauzi

Tags: Perumdam Tirta MayangTOP BUMD Awards 2023
Previous Post

Prestasi Kinclong BPR Delta Artha Sidoarjo, Kinerja Keuangan Sehat dan Target Pemegang Saham Tercapai

Next Post

Bank Salatiga Terus Tumbuh dengan Berinovasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR