Jakarta, TopBusiness—Perumda Air Minum Kota Padang terus mengintensifkan digitalisasi. Termasuk di situ adalah solusi TI. Layanan hulu hingga hilir BUMD tersebut sudah terintegrasi dalam layanan digital.
Hal itu dijelaskan oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, di Jakarta (16/2/2022), dalam presentasi untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2023.
Hendra mengatakan bahwa digitalisasi tersebut merupakan sebuah track record tersendiri bagi pihaknya. “Kami membangun digitalisasi dengan kekuatan dan kemampuan internal,” kata dia.
Adapun satu contoh digitalisasi tersebut adalah penerapan GIS (geographic information system). Dengan teknologi tersebut maka Perumda Air Minum Kota Padang mendapatkan solusi total dalam seluruh aktivitas air pipa. Dalam hal ini, pengontrolan seluruh jaringan pemipaan dapat berlangsung dari jarak jauh, menggunakan jaringan satelit.
Kemudian, ada integrasi dengan data konsumen, keuangan, dan operasional jaringan pemipaan. Di sini, layanan konsumen sudah terintegrasi dengan layanan digital; hal itu mencakup permintaan sambungan baru, aduan pelanggan, dan tagihan rekening.
Selanjutnya, Hendra menjelaskan bahwa Perumda Air Minum Kota Padang sudah memiliki beberapa aplikasi digital dalam operasional bisnis. Contohnya adalah aplikasi baca meter mandiri; aplikasi Sim Pocket yang memantau instalasi air minum berbasis satelit via smart phone. Dengan aplikasi Sim Pocket maka petugas bisa langsung mengetahui per menit tentang jumlah debit air, kandungan air, dan lain-lain.
Hendra pun menjelaskan bahwa pihaknya punya aplikasi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang berniat mendapatkan bantuan sambungan air secara gratis, yang merupakan program hibah air dari Kementerian PUPR RI. Dari aplikasi tersebut, MBR bisa mendapatkan informasi tentang jumlah jaringan yang tersedia dan lain-lain sejenis.
“Dari 2011 hingga saat ini,” Hendra mengatakan, “kami telah menyalurkan hibah air dari Pemerintah Pusat sebanyak 35.000 SR (sambungan rumah).”
Performa Bisnis
Dalam presentasi yang berlangsung di kantor redaksi Majalah TopBusiness di kawasan Pondok Pinang tersebut, Hendra Pebrizal pun menjelaskan kinerja bisnis Perumda Air Minum Kota Padang. Antara lain, ia mengatakan bahwa penjualan di tahun 2022 sebesar Rp166,9 miliar. Angka tersebut lebih besar daripada di tahun 2021 yang di Rp154,9 miliar.
Jumlah sambungan pada tahun 2022 di 118.848 SL. Sedangkan di tahun 2021 sebanyak 118.425 SL.
“Untuk tahun 2023 ini, kami ditargetkan bisa memberikan setoran laba kepada Pemerintah Kota Padang sebesar Rp 10 Miliar dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk tahun 2022, kami memberikan kontribusi PAD senilai Rp5 miliar,” ucap Hendra.
