Jakarta, TopBusiness—BPR Bank Wonosobo (Jawa Tengah), sebagai badan usaha milik daerah (BUMD), mendapatkan amanat besar agar berkontribusi besar dalam membina dan mengembangkan sektor pariwisata. Serta membina usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Dengan demikian, produk-produk UMKM ini turut berkembang sejalan dengan berkembangnya sektor pariwisata Kabupaten Wonosobo,” kata Direktur Utama PT BPR Bank Wonosobo, Nani Tri Astuti, dalam presentasi melalui internet, untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2023 (23/2/2023).
Nani mengatakan bahwa berbagai produk unggulan UMKM Wonosobo turut menjadi ikon Kabupaten Wonosobo. Sebagai contoh, ada carica dengan bahan baku pepaya yang hanya tumbuh di kawasan Wonosobo. Kemudian, Wonosobo pun menjadi daerah penghasil kopi arabika terbaik.
“Untuk menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam hal mengembangkan sektor pariwisata, produk makanan, dan produk kerajinan, maka BPR Bank Wonosobo terus melakukan pembinaan kepada UMKM di seluruh Kabupaten Wonosobo,” Nani memaparkan.
Dalam presentasi itu, Nani pun menjelaskan kinerja terbaru BPR Bank Wonosobo. Penghasilan tahun 2021 sebesar Rp 45,128 miliar; tahun 2022 sebesar Rp 48,925 miliar.
Sementara, capain laba tahun 2021 sebesar Rp 4,444 miliar; tahun 2022 sebesar Rp 5,747 miliar.
Kucuran kredit bagi UMKM pada tahun 2021, tersalur kepada 3.900 orang pelaku usaha tersebut. Dan tahun 2022 penerima manfaat kredit terus meningkat yakni sebanyak 4.400 orang.
Nani menjelaskan pula bahwa BPR Bank Wonosobo terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuan hal itu yaitu agar Kabupaten Wonosobo bisa melesat dalam menggali potensi daerah untuk peningkatan penghasilan daerah.
“Kami pun ingin institusi perbankan daerah ini, menjadi leader di Kabupaten Wonosobo. Kami tidak ingin menjadi penonton di daerah sendiri,” ia menjelaskan.
BPR Bank Wonosobo pun menggenjot kinerja perusahaan dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Serta terus melakukan inovasi dan membangun layanan yang mumpuni dengan cepat, tepat, mudah. “Kami pun menerapkan transformasi digital di semua lini,” papar Nani.
