Jakarta, TopBusiness – Perumda Pergudangan dan Aneka Usaha (PAU) Pedaringan Kota Surakarta merupakan Badan Usaha Milik Daerah Kota Surakarta yang memiliki aktivitas usaha dibidang Jasa Pergudangan, Jasa Ekspedisi/Angkutan Barang, Jasa Penitipan Kendaraan dan Persewaan Ruang, Jasa Perdagangan Umum dan Penyalur produk-produk Pertamina (SPBU).
Perumda PAU Pedaringan bertekad menjadi perusahaan yang terbaik di bidang usahanya se-Jawa Tengah dan bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Salah satu misi kami yaitu menyelenggarakan jasa pergudangan, angkutan, dan aneka usaha lainnya yang tepat, cepat dan aman yang didukung dengan teknologi informasi yang handal,” ujar Chriswanto Tri Santoso, SE, MM selaku Direktur Utama Perumda Pergudangan dan Aneka Usaha Pedaringan Kota Surakarta saat sesi penjurian TOP BUMD Awards 2023 yang dilakukan secara daring, Jumat 24 Februari 2023.
Selain itu, Perumda PAU Pedaringan juga membantu Pemerintah Kota Surakarta dalam pengendalian pangan dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Surakarta.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Perumda PAU Pedaringan terus meningkatan kualitas pelayanan dan inovasi produk.
“Dalam melakukan pelayanan kepada para pengguna jasa Perumda PAU Pedaringan selalu mengedepankan pelayanan prima, etika bisnis dan profesionalisme,” terang Chriswanto Tri Santoso.
Hal ini terlihat dari upaya Perumda PAU Pedaringan dalam meminimalisir risiko dan menjaga tingkat kepercayaan pelanggan dengan melakukan mitigasi risiko dengan cara mengasuransikan barang muatan, kendaraan serta bangunan (kantor, gudang danSPBU) kepada pihak ketiga. Tak sampai disitu, Perumda PAU Pedaringan juga memanfaatkan teknologi informasi guna mendapatkan hasil yang maksimal.
Dalam meningkatkan pelayanan, Perumda PAU Pedaringan juga terus mengembangkan sumber daya manusia dan mempertahakan pegawai terbaik dengan pelatihan, coaching dan mentoring.
Perumda PAU Pedaringan juga terus berinovasi, seperti adanya Pengoperasian Rice Milling Unit (RMU) dan Vertical Dryer.
“RMU bisa menghemat biaya HPP dengan cara memproduksi sendiri beras dan jagung kering pipil menggunakan mesin RMU dan Vertical Dryer,” kata Chriswanto Tri Santoso.
Penulis: Miroji
