Jakarta, TopBusiness – Erupsi Gunung Semeru yang membuat melimpahnya material pasir dan batu, membawa berkah tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang dan juga masyarakat sekitar. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Semeru Lumajang sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berupaya mengoptimalkan potensi tambang ini dengan membentuk stockpile (tempat penimbunan) terpadu yang akan memudahkan pengelolaan, tata niaga, hinggapengawasannya.
Secara umum, aktivitas usaha Perumda Semeru Lumajang mencakup bidang usaha jasa, distribusi dan perdagangan. Sesuai visi perusahaan, tujuan dibentuknya Perumda Semeru adalah untuk ikut serta melaksanakan pembangunan, khususnya Pembangunan Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat.
Dari usaha yang digelutianya, saat ini yang tengah gencar dikembangkan dan memilik potensi besar yakni pengelolaan tambsng pasir dari erupsi gunung Semeru. Erupsi Semeru memang membawa dampak bagi ekologi dan lingkungan, terutama pada ekosistem tumbuhan, infrastruktur, dan efek lainnya.
Namun di balik itu, bencana awal Desember 2021 atau selama dua tahun terakhir ini, ternyata juga membawa berkah lain, yakni melimpahnya material pasir dan bebatuan yang sangat penting untuk material bangunan. Kini, stok pasir yang dihasilkan dari erupsi gunung tertinggi di Pulau Jawa itu melimpah yang diperkirakan mencapai puluhan juta kubik.
Berkah tersebut dimanfaatkan Pemkab Lumajang dengan mengembangkan usaha tambang pasir melalui BUMD -Perumda Semeru Lumajang dengan membentuk Stockpile (Tempat Penimbunan) Terpadu pasir Semeru yang berlokasi di Desa/Kecamatan Sumbersuko, Lumajang. Hal ini didasarkan Peraturan Bupati Lumajang 75 Tahun 2022 Tentang Tempat Penimbunan (Stokpile) Terpadu, di mana berdasarkan peraturan Bupati tersebut, Perumda Semeru menjadi pengelola Stokpile Terpadu.
“Sampai hari ini progres pembangunan stokpile telah memasuki fase penyempurnaan, baik fisik maupun perizinan. Hingga saat ini total luasan stokpile terpadu mencapai 11,5 Ha. Perizinan yang sudah dikantongi hingga saat ini di antaranya Surat Keputusan Kementrian Perhubunagn Dirjen Perhubung Darat Nomor Kp. 73/LT.408/DJPD-ANDALALIN/2022 Tentang Persetujuan Teknis Hasil Analisa Dampak Lalu Lintas Bangkitan Sedang Pembangunan Stokpile Terpadu, Jalan BTS. Izin Pengangkutan dan Penjualan Batuan Nomor. 01122200746090002. Perumda juga menginisiasi bisnis jasa angkutan pasir,” ungkap Direktur Pengembangan Perumda Semeru Lumajang, Moch. Bahrul Wahid dalam sesi wawancara Penjurian “TOP BUMD Awards 2023” yang dilakukan secara daring oleh Majalah TopBusiness Jakarta, belum lama ini.
Ditambahkan, stokpile terpadu ini juga sebagai bagian kecil dari upaya penertiban tata kelola pasir di kabupaten Lumajang saat ini. Pemerintah juga mendorong penguatan hilirisasi terhadap segala bentuk komoditi dan komponen potensi lokal untuk kemajuan ekonomi daerah. Terutama dalam hal support kebijakan dan segala hal yang berkenaan dengan tujuan tersebut.
“Hadirnya stokpile pasir terpadu di kabupaten Lumajang saat ini juga mulai terasa manfaatnya. Praktis sejak beroperasi selama 3 bulan saja, kehadiran Stokple ini sudah ikut mendukung tercapainya target pajak Pasir di Kabupaten Lumajang yang mencapai sebesar Rp15 miliar pada tahun 2022,” ujarnya.
Saat ini di stockpile pasir terpadu tersebut sudah terdapat lebih dari 75 kavling dengan luas 1.000 meter persegi per kavling. Dalam kaitannya upaya peningkatan kinerja perusahaan, penggunaan teknologi informasi (TI) juga mulai dilakukan. Saat ini Perumda Semeru menginisiasi aplikasi yang berbasis android sebagai pengelola order dan administrasi jasa pengangkutan pasir.
Pengembangan pasar juga terus dilakukan. Di antaranya dengan menawarkan pasir erupsi tersebut untuk proyek-proyek pembangunan yang disiapkan di Jatim maupun provinsi lain. Bahkan Perumda Semeru juga membidik peluang untuk menjadi salah satu pemasok pasir untuk proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Salah satu keunggulannya, yakni kandungan besi (Fe) dalam pasir dan batu Gunung Semeru disebut menjadi yang tertinggi dibandingkan dari gunung-gunung lain. “Dengan kualitas seperti itu, pasir dan batu Gunung Semeru sangat cocok untuk menjadi bahan baku pembangunan bangunan yang mengedepankan kualitas tingidi, seperti proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kalimantan Timur,” ujarnya di hadapan Tim Dewan Juri Top BUMD 2023 (Thendri Supriatno -CEO Corporate Forum for Community Development (CFCD), DR Al Hadhy -Lembaga Kajian Nawacita (LKN), dan Subandi -DBC Consulting yang dipandu moderator Ahmad Chury dari Solusi Kinerja Bisnis (SKB).
Tahun ini merupakan pertama kali Perumda Semeru ikut atau lolos di ajang peniurian untuk penghargaan Top BUMD Awards. Kegiatan ini diselenggarakan oleh majalah Top Business, bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta beberapa lembaga Tim Penilai seperti Lembaga Kajian NawaCita (LKN), SGL Management, PPM Manajemen, PT Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, Solusi Kinerja Bisnis (SKB) serta beberapa Staf Pengajar dari Universitas Indonesia dan Universitas Padjajaran Bandung, serta beberapa Lembaga lainnya.
Sedangkan tema yang diangkat dalam kegiatan ini yakni ”Inovasi dalam membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”. Artinya, selain untuk mendalami keberhasilan kinerja dan layanan yang sudah dicapai, Dewan Juri juga ingin mendalami inovasi-inovasi apa saja yang sudah dilakukan untuk mendukung peningkatan kinerja dan layanan BUMD yang bersangkutan, termasuk inovasi berbasis teknologi digital.
Penulis: Ahmad Chury
