TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Melalui Program Bina Industri Desa Kimia Farma, KAEF Bina Petani Tempuyung di Jabar

Busthomi
16 March 2023 | 10:05
rubrik: CSR
Melalui Program Bina Industri Desa Kimia Farma, KAEF Bina Petani Tempuyung di Jabar

Jakarta, TopBusiness − PT Kimia Farma Tbk (IDX: KAEF) secara berkelanjutan senantiasa menjaga hubungan dengan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Dalam rangka mendorong para petani tempuyung untuk mengembangkan potensinya melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV), KAEF meresmikan program Bina Industri Desa Kimia Farma di Desa Sukamanah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Desa Sukamanah terletak di kawasan perbukitan yang menjadi lokasi pilihan untuk budidaya tanaman tempuyung.

Program Bina Industri Desa petani tempuyung diresmikan langsung oleh Direktur Sumber Daya Manusia KAEF Dharma Syahputra dan Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Wardini Mulatsari.

Turut hadir juga Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Sekretaris Kepala Kecamatan Pangalengan, dan Kasi Pemerintahan Desa Sukamanah.

Kimia Farma akan mendampingi para petani binaan sehingga dapat menjadi roda penggerak pengembangan kapasitas kelompok bidang pertanian tempuyung di wilayahnya.

Program ini dilaksanakan dengan pelatihan pemanfaatan daun tempuyung, pelatihan penyemaian bibit tempuyung, pelatihan pengelolaan lahan budidaya, dan pelatihan penanaman lahan budidaya.

Tempuyung menjadi bahan baku produk herbal Batugin yang dimiliki KAEF. Dengankandungan nutrisinya tempuyung diyakini dapat membantu meluruhkan batu ginjal atau batu saluran kemih.

Petani tempuyung akan menjadi supplier resmi dari KAEF sehingga perusahaan memperoleh alternatif pemasok daun tempuyung.

“Selain sebagai salah satu supplier bahan baku produk herbal yang dimiliki Kimia Farma, adanya program Bina Industri Desa akan meningkatkan kesejahteraan petani, sehingga pendapatan petani kelompok binaan budidaya tempuyung akan meningkat,” ungkap Dharma, dalam keterangannya, Kamis (16/3/2023).

“Harapannya program ini dapat berkelanjutan sehingga akan memberikan manfaat secara sosial dan ekonomi,” ungkap Dharma Syahputra lagi.

Di lokasi yang sama, Wardini Mulatsari mengatakan, melalui Bina Industri Desa petani tempuyung akan memanfaatkan potensi lahan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA:   Lintasarta Punya Digischool Sebagai Program CSR Andalan

“Pada akhirnya program ini akan mendukung tercapainya Sustainable Development Goals melalui produktivitas pertanian, peningkatan ekonomi, serta pelestarian dan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan,” ujar Wardini.

Tags: Desa binaanPetani tempuyungPT Kimia Farma TbkTJSL
Previous Post

Saham Bumi Serpong Damai: Salah Satu Rekomendasi di Hari Ini

Next Post

Bank Kota Kediri Fokus Penagihan Utang, Laba pun Didapat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR