Jakarta, TopBusiness – Inovasi tiada henti adalah kata tertinggi bagi Perumda Air Minum Batiwakkal, Kabupaten Barau, Provinsi Kalimantan Timur. Sebagai antisipasi untuk terus memberikan pembuktian kepada publik atas kinerja dalam memberikan pelayanan akan akses air minum bersih.
Pada tahun ini, Perumda Air Minum Batiwakkal telah mengembangkan sayap bisnis, dari bisnis awalnya pada air perpipaan. Kini pengembangan bisnisnya adalah membangun kedai coklat. Konsep pembangunan kedai coklat ini tidak hanya sekedar tempat icip-icip coklat saja, tapi dibarengi dengan berbagai aneka hidangan menu dan juga sebagai tempat rendeveust.
Pengembangan kedai coklat Batiwakkal ini, lebih dari sekedar kedai coklat semata. Lebih jauhnya, kedai coklat ini akan menjadi tempat pembinaan dari hulu ke hilir yakni dari pekebun, dan proses hilirnya yaitu dengan pertemuan rutin dari para peramu (roasting) berbagai aneka cita rasa coklat.
Dan secara rutin, kedai coklat ini ada berbagai kegiatan, baik itu di isi oleh para pelaku usaha Kedai Coklat. Dan juga rutin melakukan kegiatan di hulu, mulai dari perkebunan, dengan mulai dari merawat tanaman hingga menghasilkan produk yang sangat tinggi dan memiliki citra rasa coklat dari Indonesia yang sangat memberikan citra rasa sendiri yang dihasilkan dari perkebunan di Indonesia.
“Kami akan jadikan coklat ini sebagai sebuah pertumbuhan ekonomi bagi seluruh masyarakat. Kami akan tumbuh kembangkan berbagai kedai coklat dari Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM). Kami bangun dulu dari Berau, di mana Kabupaten Berau ini salah satu penghasil coklat yang sudah menembus pasar global. Tentunya dengan keberadaan kami sebagai daerah penghasil coklat terbaik ini akan menciptakan UMKM di sektor kedai coklat, “ tegas Direktur Batiwakkal-Berau, Saipul Rahman, di hadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2023, di Jakarta, belum lama ini.
Dijelaskan sang penggagas kedai coklat, yakni Saipul Rahman, bahwa Berau ini merupakan kawasan destinasi wisata yang sangat menakjubkan yang mungkin tidak ada di lokasi lain, Pulau Derawan. Di Pulau tersebut kita bisa langsung berenang dengan paus, hiu, ikan pari. Dan tak jauh dari Derawan ini juga ada pulau Kakaban dengan keindahan danau dengan hewan ubur-ubur.
Saat ini pembangunan kedai Coklat ini langsung berada di Komplek Batiwakkal Perumda Air Minum Kabupaten Berau, dengan posisinya sangat strategis di Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. Lokasi kedai coklat ini sangat strategis sekali, dan sangat mudah di akses bagi seluruh pecinta coklat nusantara untuk menyambanginya.
Bagi pecinta coklat dari wilayah lain pun sangat mudah untuk mendapatkan kedai coklat tersebut. Karena, kedai coklat ini sangat kentara dibangun dengan konsep bangunan kearifan lokal yang sangat kental.
Tentu pula Berau juga menawarkan wisata sejarah kerajaan di sekitar Kabupaten Berau yang memiliki beberapa daerah kerajaan pada jaman dahulu yaitu Kesultanan Gunung Tabur, dan kesultanan Berau.
“Kami akan bangun sinergitas dari seluruh pihak, baik itu pemerintahan, bisnis, peneliti, perguruan tinggi serta sektor-sektor pendukung baik itu lembaga pembiayaan, perbankan. Harapan kami “Kedai Coklat” yang digagas BATIWAKKAL ini akan mendongkrak perekonomian warga Berau dan juga akan memberikan kontribusi besar bagi negeri ini,” kata Saipul.
Dikatakan Saipul, Indonesia merupakan daerah penghasil kakao atau coklat yang dibutuhkan oleh kalangan dunia. Coklat dari Indonesia ini sangat dibutuhkan seluruh industri coklat, tanpa adanya coklat dari Indonesia maka coklat akan terus mencair. Jadi coklat Indonesia sangat dibutuhkan sebagai blending bagi industri agar bisa mengental.
“Sinergi Kedai Coklat Batiwakkal, ini akan menjadikan Berau ini sebagai penghasil coklat yang sangat berpengaruh di dunia internasional. Produksi coklat Berau ini telah menembus pasar internasional. Kami juga akan membuat kegiatan rutin di kedai coklat ini. Dan kita juga akan menyelenggarakan minum coklat bagi seluruh pejabat di negeri ini, sambil berdiskusi bisnis hulu-hilir percoklatan di negeri ini. Tentunya jika berakhir, tambang batu bara di Kabupaten Berau ini, masyarakat sudah harus dibimbing untuk menanam tanaman cocoa atau coklat. Dan juga membina para masyarakat untuk melakukan handling produc dari turunancCoklat ini,” jelas sang penggagas kedai Coklat Saipul Rahman.
Foto: Rendy MR
