Jakarta, TopBusiness – PT PGN LNG Indonesia sebagai afiliasi Sub Holding Gas Pertamina, dalam menjalankan kegiatan usaha, senantiasa juga konsisten melaksanakan program CSR (corporate social responsibility) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagai wujud dan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan masyarakat dan lingkungan sekitar secara berkelanjutan. Saat ini program CSR berfokus pada tiga pilar, yakni bidang pendidikan, lingkungan, dan sosial.
Didirikan pada 26 Juni 2012, PT PGN LNG Indonesia (PGN LNG) merupakan anak perusahaan dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). PGN LNG dibentuk dengan tujuan membangun bisnis LNG yang terdiri dari LNG Liquifection, penyimpanan dan pengiriman LNG, dan regasifikasi gas alam untuk mendukung bisnis utama PT PGN dalam transportasi dan distribusi energi kepada konsumen di seluruh wilayah Indonesia
Sejak Juli 2014, PGN LNG telah mengoperasikan Floating Storage Regastification Unit (FSRU) yang terletak ± 21 kilo meter lepas pantai dari Labuhan Maringgai – Lampung dengan dermaga / Shorebase di Cilegon Banten dan pipa penerima gas di Onshore Receiving Facilities (“ORF”) di Lampung. Kapasitas produksi 1.5 – 2 MTPA dengan limit pengiriman hingga 250 MMSCFD. Pada pertengahan tahun 2019, PGN LNG juga memulai pembangunan Terminal LNG baru di Teluk Lamong, Gresik, Jawa Timur, yang rencananya mulai operasi di bulan Juli 2023.
Sebagai entitas usaha migas lepas pantai, perusahaan menyadari bahwa aktivitas yang dilakukan mempunyai dampak bagi lingkungan sekitar maupun sosial kemasyarakatan, seperti bagi para nelayan. Apalagi sejak berdiri, perusahaan juga menetapkan adanya area terbatas (restricted area) yang membatasi aktivitas dari luar, seperti kegiatan kapal nelayan agar dalam melakukan penangkapanm ikan tidak melintas atau mendekati lokasi. Begitu juga adanya dampak lingkungan, termasuk biota laut sekitarnya.
Perusahaan menyadari, adanya FSRU (Floating Storage Regastification Unit) di perairan Lampung, hal ini berdampak terhadap ruang gerak nelayan dalam wilayah penangkapan ikan. Dalam hal ini, perusahaan telah melakukan sosialisasi dan pemahaman mengenai wilayah terbatas terlarang ini. Dengan berkurangnya ruang gerak nelayan. Tentu juga ada pengaruh pada mereka.
Dalam hal ini, perusahaan berkontribusi dalam bentuk program-program CSR. Mulai dari Corporate Philanthropy, dalam bentuk program charity, sumbangan atau bantuan. Di antaranya dengan memberikan jaket keselamatan, jaring ikan, sembako, dan lainnya bagi para nelayan. Selain itu, juga ada bantuan lain untuk lingkungan dan kegiatan sosial. Secara umum, program CSR PGN LNG berfokus pada tiga pilar, yakni pendidikan, lingkungan, dan social, di antaranya dengan mengacu pada kebijakan Pertamina Group.
Demikian diungkapkan Tim dari PT PGN LNG Indonesia (PGN LNG) dalam sesi presentasi dan wawancara penjurian “TOP CSR Awards 2023” yang diselenggarakan majalah TopBusiness Jakarta pada (30/03/2023) secara virtual melalui aplikasi zoom meeting. Adapun tim PGN LNG terdiri Meidy Aryaldi – Kepala Divisi Administrasi & Umum, Kurniati Nur Hijriana – Plt. Kepala Departemen Layanan Umum, serta M. Alphian Febrianto – Jr. Analyst Hubungan Masyarakat. Sedangkan Tim Juri terdiri Sentot Baskoro (ASABPINDO), Ina Sawitri (Yayasan Pengembangan Keunagan Mikro), Ben de Haan (Senior Advisor MSI Group, Febrizal Efendi (Aspiluki), Thendri Supriatno Ceo Corporate Forum for Community Development (CFCD), serta Nurdijal M Rahman (Corebest) yang dimoderatori oleh Ahmad Chury (Solusi KInerj Binsis).
Menurut Meidy Aryaldi, kebijakan dan strategi CSR PGN LNG dilakukan sebagai bentuk tanggunbgjawab perusahaan untuk memberikan kontribusi positif pada masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasi PGN LNG, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholder. Dalam melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR), manajemen atau perusahaan menyadari bahwa kegiatan ini bukan sekadar tren dalam dunia usaha, akan tetapi perusahaan menjadikannya sebagai bagian dari elemen fundamental untuk keberlanjutan bisnis jangka panjang.
“Dasar Hukum CSR adalah Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) yang mengatur tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan, dimana suatu perusahaan yang melakukan kegiatan komersial di bidang ini dan/atau yang berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggung jawab social. Selain itu juga mengaju atau berdasarkan ISO 2600 tentang Panduan yang komprehensif dan efektif dalam melaksanakan CSR perusahaan secara berkelanjutan dalam jangka Panjang,” ujarnya.
Bagi masyarakat sekitar site, di antaranya dilakukan Corporate Philanthropy, perusahaan berkontribusi dalam bentuk program sumbangan, charity dan bantuan. Selain itu, ada Green House, pemberdayaan komunitas petani untuk mengelola tanaman pangan yang bermanfaat bagi masyarakat. Terkait lingkungan site, perusahaan juga melakukan pengelolaan limbah dengan menggunakan teknik khusus yang sesuai, supaya bisa diserap oleh alam dengan baik.
Di bidang pendidikan, perusahaan memberikan bantuan sarana pra sarana untuk sekolah, kegiatan mengajar di sekolah-sekolah dan kampus PT, dan lainnya. Selain itu ada bantuan sosial, seperti bantuan untuk tempat-tempat ibadah, bantuan untuk Puskesmas, Rumah Sakit, bantuan hewan kurban, santunan anak yatim piatu dan dhuafa, dan lainnya.
Tahun ini merupakan pertama kalinya PT PGN LNG Indonesia lolos untuk mengikuti ajang penilaian “Top CSR Awards” ini. Kegiatan TOP CSR Awards ini, merupakan kegiatan penilaian dan penghargaan tahunan bidang CSR yang terbesar di Indonesia. Tujuannya pertama, untuk memberikan apresiasi atau penghargaan tertinggi, kepada perusahaan-perusahaan, yang dinilai berhasil dalam menjalankan program CSR/ TJSL (Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan), yang efektif dan berkualitas. Kedua, sebagai sarana pembelajaran bersama, untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
Kegiatan TOP CSR Awards ini diselenggarakan oleh majalah Top Business, yang diterbitkan oleh PT Madani Solusi Internasional (atau MSI group), yang bekerjasama serta didukung oleh beberapa asosiasi CSR, Asosiasi Bisnis, dan GCG, serta beberapa perusahaan konsultan CSR dan Bisnis. Di antaranya (PaGI) Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia, Asosiasi GRC, LKN (Lembaga Kajian Nawacita), CoreBest, MB Consulting (Mitra Bhadra Consulting), ISVI (Institut Shared Value Indonesia), SKB (Solusi Kinerja Bisnis), SDP (Sinergi Daya Prima), Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, serta beberapa Pakar dan Konsultan CSR.
Tema dalam kegiatan TOP CSR Awards 2023 adalah “CSR Innovation Programs for Sustainable Business Growth” / atau Inovasi-Inovasi Program CSR yang dapat mendukung tumbuhnya bisnis perusahaan, secara berkelanjutan.
Penulis: Ahmad Chury
