Jakarta, TopBusiness—Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta) punya beberapa program CSR unggulan.
“CSR kami pun banyak melibatkan kelompok pemuda sebagai penggerak yang memberi manfaat lebih ke masyarakat,” kata Community Development Officer (CDO) Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu, Zukhruf Arifin (6/4/2023), dalam presentasi melalui Zoom untuk Dewan Juri Top CSR Awards 2023.
Top CSR Awards 2023 merupakan merupakan kegiatan penilaian-penghargaan bidang CSR yang berlangsung tiap tahun. Ini digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga.
Berperan sebagai dewan juri untuk Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu dalam presentasi tersebut adalah Wardatul Hasanah (Putera Sampoerna Foundation), Febrizal Effendi (Aspiluki/pengamat CSR), Putri Rahsilaputeri (konsultan dari Sinergi Daya Prima), dan Sofi Suryasnia (Irmapa/ Indonesia Risk Management Professional Association).
Zukhruf dalam presentasi itu menjelaskan bahwa salah satu bentuk CSR unggulan itu adalah program pengembangan budi daya ayam joper. Program tersebut berhasil menaikkan kesejahteraan masyarakat.
“Program budi daya ayam joper,” Zukhruf menambahkan, “juga berkontribusi terhadap lingkungan melalui penggunaan teknologi ramah lingkungan.”
Melalui program tersebut, angka pengangguran di masyarakat bisa dikurangi. Program tersebut menimbulkan munculnya semangat wirausaha di masyarakat.
Adapun contoh lain program unggulan dari Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu, adalah program kebugaran difabel. Contoh selanjutnya adalah pengembangan sektor usaha jamur menggunakan automatic smart mushroom boiler.
Zukhruf lalu menjelaskan bahwa pihaknya juga menempatkan masyarakat sebagai subjek, bukan sekadar objek. “Sebagai contoh, program budidaya ayam joper tersebut, sebenarnya berawal dari masukan dari pemuda-pemuda setempat.”
Dalam kesempatan yang sama, Duta Wahyu Wijaya, CSR Officer Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu, mengatakan bahwa embrio wirausaha ayam joper sejatinya sudah ada di masyarakat. “Kemudian, embrio tersebut kami bantu demi adanya perkembangan yang lebih baik,” Duta menjelaskan.
Zukhruf Arifin juga menjelaskan bahwa pihaknya menjalankan strategi pengelolaan bisnis berkelanjutan, melalui pengelolaan tanggung jawab sosial.
Ia menjelaskan juga bahwa nilai SROI (social return on investment) program CSR Pertamina Patra Niaga Terminal Rewulu, adalah sebagai berikut: 4,8. Itu berarti bahwa tiap Rp1 yang diinvestasikan, berdampak Rp4,8 kepada masyarakat.
“Artinya, pendapatan masyarakat naik, kapasitas budi daya ayam joper meningkat, dan lain-lain,” kata Zukhruf.
