Jakarta, TopBusiness – Mensa Indonesia bekerja sama dengan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), menyelenggarakan Jakarta Admission Test (Test penerimaan anggota Mensa), Sabtu 8 April 2023 lalu di kantor LKN – deCenter Jakarta. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MOU (kerja sama) antara LKN dengan Mensa Indonesia.
Samsul Hadi, Ketua Umum LKN, merupakan anggota Mensa Indonesia sejak 1991. Dalam Penandatanganan MOU tersebut, Samsul Hadi yang didampingi Moh Lutfi Handayani (Humas LKN) menjelaskan inti dari kerj asama tersebut.
“Tujuan kerja sama ini adalah untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya Manusia Indonesia yang Unggul sesuai dengan visi dari LKN. Harapannya, Manusia Unggul tersebut, dapat lebih berkontribusi dalam memberikan solusi di berbagai isu strategis di bidang SDM, Politik, Kelembagaan, Pemerintahan, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Masyarakat untuk disampaikan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan/ kebijakan Pemerintah,” tegas Samsul Hadi.
Komunitas IQ Tinggi, yang Terbesar di Dunia
Mensa adalah komunitas terbesar orang-orang di dunia yang memiliki IQ tinggi dengan kualifikasi percentile 98% pada standard test IQ yang berlaku atau rata-rata angka IQ-nya minimal 130. Mensa yang didirikan pada 1 Oktober 1946, kini memiliki jumlah anggota terbesar di dunia yakni 145 ribu orang yang tersebar di 90 negara dengan head quarter (kantor pusat) di London – UK. Mensa merupakan organisasi nonprofit, yang bebas dari politik, perbedaan sosial, ras, dan agama.
Tujuan didirikannya Mensa adalah 1) untuk mengidentifikasi dan mengembangkan kecerdasan manusia untuk kepentingan kemanusiaan (humanity); 2) untuk mendorong penelitian tentang sifat, karakteristik, dan penggunaan kecerdasan; dan 3) untuk menyediakan stimulasi lingkungan intelektual dan sosial bagi para anggotanya.

Sedangkan Satriadi Gunawan (Ketua Mensa Indonesia), menjelaskan kegiatan utama Mensa, yang dikelompokan dalam 2 klasifikasi.
Pertama, SIG (Special Interest Group), yakni grup yang dibuat dan dijalankan oleh Mensans (istilah anggota Mensa-red) untuk menyatukan sesama anggota dengan minat, hobi, atau hasrat yang sama. Kelompok Minat Khusus Mensa kaya dan beragam – dan menarik anggota dengan minat dalam segala hal mulai dari luar angkasa dan fiksi ilmiah hingga film, sepak bola dan lain sebagainya.
Ada juga subyek-subyek lain seperti kesejahteraan Sosial, Catur, Web, Puisi, Bepergian, Musik, Bisnis, Investasi, Karier, Seni. SIG bisa lucu atau serius, teknis atau intelektual, faktual atau fiksi, dan sebagainya.
Kemudian yang kedua adalah SIGHT (Service of Information Guidance and Hospitality to Travelers), yakni panduan informasi jika Mensan ingin bertemu dengan Mensan lain di daerah/ negara lain. Misal, seorang Mensan sedang traveling ke suatu negara untuk urusan bisnis atau berlibur. Nah, di sela-sela waktu, mereka dapat mengontak bahkan bisa bertemu dengan para Mensan di negara tersebut. Termasuk, mereka dapat memberikan informasi, saran, atau rekomendasi tentang tempat terbaik untuk menginap atau berkunjung. Bahkan ada Sebagian sukarelawan, yang menjadi Host Mensan yang dikunjungi, menawarkan undangan makan malam, pertemuan sosial, atau hanya nasihat tentang akomodasi, belanja, dan jalan-jalan.
