Jakarta, TopBusiness—Melanjutkan tren di tahun 2022, minat para investor asing dan lokal terhadap [properti di] Indonesia sebagai tujuan investasi masih terpantau aktif di awal tahun 2023.
“Selain pergudangan modern, permintaan lahan industri juga diminati oleh perusahaan manufaktur,” kata Country Head JLL Indonesia, James Allan, di Jakarta (12/4/2023).
Allan menambahkan bahwa sektor FMCG juga menjadi daya tarik bagi investor dan pelaku bisnis baik lokalmaupun internasional. Di sisi lain, sektor properti alternatif seperti pusat data (data centre), pendidikan dan kesehatan juga merupakan sektor yang dilirik oleh para pelaku bisnis properti.
“Pembangunan infrastruktur dan transportasi massal diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan properti,” Allan berkata.
