TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Konsumsi Pemerintah Masih Lemah, Pertumbuhan Ekonomi Hanya 4,92 Persen

Nurdian Akhmad
4 May 2016 | 19:34
rubrik: Ekonomi

Jakarta-Thebusinessnews- Bank Indonesia menili pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2016 tercatat 4,92% (yoy), lebih rendah dari triwulan sebelumnya sebesar 5,04% (yoy). Namun, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2016 tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Direktur Eksekutif Departamen Komunikasi Bank Indonesia, Tirta Segara bahwa  Lebih rendahnya pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2016 terutama disebabkan oleh terbatasnya pertumbuhan konsumsi Pemerintah dan investasi.” Pelemahan konsumsi Pemerintah dipengaruhi oleh pola musiman belanja Pemerintah di awal tahun yang masih relatif terbatas.. “ ujar dia dalam siaran pers, Rabu(4/5/2016)

Sementara itu, perilaku investor swasta yang masih cenderung menunggu (wait and see) berdampak pada masih lemahnya kegiatan investasi, di tengah upaya untuk mempercepat proyek-proyek  infrastruktur pemerintah. Konsumsi rumah tangga (RT) masih tumbuh kuat didukung oleh perkembangan harga yang terjaga. Dari sisi eksternal, sejalan dengan  kinerja ekspor beberapa komoditas yang mulai menunjukkan perbaikan, kinerja ekspor secara keseluruhan juga mengalami perbaikan, meskipun masih mengalami fase kontraksi.

Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2016 akan meningkat, didorong oleh peningkatan stimulus fiskal, khususnya terkait dengan  percepatan pembangunan proyek infrastruktur. Sementara itu, konsumsi  RT juga diperkirakan membaik, seiring dengan terjaganya inflasi dan meningkatnya ekspektasi pendapatan. Seiring dengan itu, percepatan implementasi Paket Kebijakan Pemerintah, khususnya  upaya untuk meningkatkan daya saing dan iklim investasi, diharapkan akan dapat meningkatkan investasi dan ekspor.  Di sisi lain, pelonggaran kebijakan moneter yang telah ditempuh secara konsisten diharapkan akan memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi, seiring dengan efektivitas transmisinya yang semakin baik ke depan.

Bank Indonesia akan terus memonitor berbagai perkembangan baik domestik maupun eksternal, sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi. Dengan stabilitas makroekonomi yang terjaga, perekonomian Indonesia akan dapat tumbuh pada tingkat yang lebih tinggi secara berkesinambungan.(Red)

BACA JUGA:   CORE: Ekonomi RI 2020 akan Tumbuh Maksimal 2 Persen
Previous Post

Jual Aset, Laba KPIG Melonjak 224 Persen Pada Kuartal I 2016

Next Post

Perkuat Peran BUMD Dengan Keunggulan Lokal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR