TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Baseline Survey Landasan bagi Pupuk Kaltim untuk CSR

Agus Haryanto
2 May 2023 | 15:50
rubrik: Event
Baseline Survey Landasan bagi Pupuk Kaltim untuk CSR

Jakarta, TopBusiness – PT Pupuk Kalimantan Timur atau Pupuk Kaltim sebelum melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau TJSL alias CSR  dilandasi asesmen dengan melakukan pemetaan sosial ekonomi (baseline survey). Pemetaan sosial ekonomi diimplementasikan di dekat wilayah operasional perusahaan.

Pupuk Kaltim sebelum mewujudkan program CSR, melakukan asesmen atas dampak yang ditimbulkan oleh keberadaan perusahaan melalui baseline survey secara berkala dalam kurun waktu 4 tahun sekali.

Saat sesi pendalaman dan tanya-jawab materi presentasi berjudul MEWUJUDKAN MASYARAKAT MANDIRI DAN BERKELANJUTAN, Dian Nurcahya sebagai staf VP Dept TJSL, menyatakan bahwa baseline dilakukan di wilayah ring satu dan dua. “Untuk baseline survey untuk pemetaan sosialnya, itu kami laksanakan di hampir setiap kelurahan yang paling dekat dengan perusahaan terutama di wilayah ring satu dan ring dua, dimana untuk pemetaan itu dilakukan setiap 4 tahun sekali di satu wilayah. Jadi setelah 4 tahun kita adakan survei lagi,” ujar Dian, di hadapan Dewan Juri TOP CSR Awards 2023, yang berlangsung secara dalam jaringan melalui aplikasi rapat zoom, di Jakarta, Selasa (2/05/2023).

Dalam tataran praktis, pemetaan sosial ekonomi atau baseline survey sangat diperlukan. Tim dari perusahaan yang akan mewujudkan program CSR akan langsung ke lapangan guna memahami permasalahan di masyarakat, lalu diikuti menyerap aspirasi masyarakat dan menggali potensi daerah yang mungkin bisa dikembangkan bersama. Atas hasil kegiatan baseline survey pada gilirannya menjadi dasar bagi perusahaan untuk merencanakan program-program CSR. Dengan itu diharapkan program yang dilaksanakan, dapat benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurut Dian, perusahaan pada gilirannya menemukan potensi bahkan permasalahan untuk dijadikan sebagai program CSR. “Adapun di setiap tahunnya kami melakukan update terkait kondisi yang ada. Nah dari hasil mapping tersebut, kami menemukan berbagai macam potensi dan permasalahan yang ada di setiap wilayah dan setelah itu kami sortir prioritasnya. Jika di situ ada permasalahan-permasalahan yang memang harus segera kita selesaikan. Nah dari situ itu bekal kita untuk menyusun sebuah program,” papar Dian.

BACA JUGA:   Bagi Hero Group, Masyarakat dan Lingkungan merupakan Tetangga Terdekat

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan akan tingkat keberhasilan dalam penerapan program CSR, yang diukur dari peningkatan sejumlah indeks. “Untuk menjawab sejauh mana program kami berdampak atau bagaimana kesesuaiannya dengan baseline survey-nya, itu kita ada tiga studi utama. Yang pertama indeks kepuasan masyarakat. Kita laksanakan di setiap program comdev untuk mengetahui bagaimana kepuasan penerima manfaat terhadap program yang sudah kita berikan kepada mereka,” ungkap Dian.

Lalu kedua, dengan memperhatikan SROI. “Yang kedua itu ada social return on investment. Itu untuk mengetahui bagaimana return atau dampak dari investasi yang sudah kita berikan dikuantifikasikan dalam bentuk rupiah, tetapi di situ kita juga melihat dampak-dampak sosialnya. Jadi tidak semata-mata hanya dari penghasilan yang dihasilkan oleh kelompok,” tutur dia.

Dan terakhir, social lisence index atau SLI. “Kemudian yang ketiga, kita juga melakukan study social license index. Jadi itu kita bisa melihat di awal sebelum program itu. Sosial licence index dari masyarakat sekitar kepada PKT itu berapa dan setelah kita intervensi dengan program CSR apakah mengalami peningkatan atau tidak,” tambah Dian.

Dijelaskan Dian, program CSR yang dilakukan oleh Pupuk Kaltim berdampak terhadap masyarakat dan lingkungan. “Dan dari studi yang terakhir kita laksanakan itu memang ada dampak. Dan masyarakat yang merasa belum mendapatkan program CSR dampak jangka panjang dan yang sudah merasakan program CSR yang untuk dampak jangka panjang,  itu ada perbedaan. Ini yang belum merasakan itu kepuasannya terhadap PKT (Pupuk Kaltim) itu baik, sedangkan yang sudah merasakan itu sangat baik, seperti itu,” ulasnya.

Previous Post

Modalku Bebas Pembiayaan Bermasalah

Next Post

Inflasi Tahunan April 2023: 4,33%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR