TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Apiknya Kualitas Program CSR Pemegang Golden Trophy, Kideco Jaya Agung

Busthomi
22 May 2023 | 15:44
rubrik: CSR, Event
Apiknya Kualitas Program CSR Pemegang Golden Trophy, Kideco Jaya Agung

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Sebagai perusahaan penambang batubara papan atas di Tanah Air, kiprah PT Kideco Jaya Agung memang sangat peduli dalam menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk pertanggungjawaban atas aksi perusahaan. Baik itu terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar tambang.

Beberapa program pun telah digelar oleh anak usaha PT Indika Energy Tbk ini. Salah satu yang menjadi program CSR andalannya adalah Kampoeng CSR. Sebuah program penyediaan fasilitas infrastruktur terintegrasi dengan program Pengembangan & Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Secara detail program itu dan program-program CSR lainnya itu dikupas oleh tim dari Kideco Jaya Agung saat mengikuti proses penjurian TOP CSR Awards 2023, secara daring, beberapa waktu lalu. Apiknya program CSR Kideco ini seolah kian menegaskan bahwa Kideco memang sangat layak sebagai pemegang Golden Trophy di ajang TOP CSR Awards atau peraih Bintang 5 selama tiga kali berturut-turut.

Kideco sendiri sebagai perusahaan tambang batubara yang didirikan pada September 1982 silam dengan Keputusan Dirjen Pertambangan Umum Republik Indonesia No:291 K/2014/DDJP/1992, Sebagai pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dengan luas area 47,500 Ha. Produsen batubara terbesar ketiga di Indonesia dengan pangsa pasar dalam negeri 37% dan luar negeri 63%.

Lokasi tambang  Kideco berada di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Selama beberapa tahun belakangan, perusahaan yang sahamnya sebanyak 91% milik PT Indika Energy Tbk itu memproduksi batubara sebanyak 30 jutaan ton. Di tahun lalu, produksi batubara Kideco sebanyak 34,7 juta ton. Dengan kinerja yang apik itu maka selaras pula dengan program CSR-nya yang juga apik.

“Terima kasih Kideco masih dipercaya untuk mengikuti event ini,” ujar Arif Kayanto, Direktur Legal External dan Security Kideco mengawali presentasi saat proses penjurian itu. “Melalui even ini menjadi pembelajaran kami untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan, menjadi lebih baik dan lebih baik lagi dari waktu ke waktu dengan segala improvement-nya.”

BACA JUGA:   Program TJSL Unggulan Pindo Deli Karawang Berdayakan Masyarakat Tumbuh dan Maju Bersama untuk Masa Depan

“Dari sesi nilai tambah dapat diberika ke tim kami untuk menyempurnakan program (CSR) yang telah kami jalani selama ini untuk improvisasi dan inovasi di bidang CSR. Kami sangat apresiasi dan berterima kasih atas segala bentuk masukan untuk kami agar bisa terus meningkatkan kinerja di bidang CSR ini,” ujar dia.

Dalam penjurian kali ini, tim Kideco sendiri hadir secara lengkap. Selain Arif, ada Erlangga Gaffar, Deputy Chief Legal Officer; Suriyanto, Senior Manager; M. Luqman Hakim, Manager; Hikmatullah, A. Manager; Isro’ Ayyubi Rambe, A. Manager; Anang Bagus Hasan Holidi, A. Manager; Iffa Sa’aidah, Supervisor; Prastio Dani Laksono, Officer; Khariryan Arga, Officer; Achmad Ali Romadhon, Officer; dan Shofyan Irsyadi ML, Officer.

Kampoeng CSR

Suriyanto dan tim lainnya kerap bergantian dalam memaparkan program-program CSR yang sudah dilaksanakan oleh Kideco tersebut. Kali ini, Kideco mengandalkan Kampoeng CSR to SDG’s. Program ini digelar di Desa Samurangau Kec. Batu Sopang, Kab. Paser. Dengan penerima manfaatnya sebanyak 31.000 jiwa dari dua kecamatan yang terdiri dari 1 Desa Utama dan 18 Desa Imbasan.

“Dengan Ring 1-nya Blok Roto-Samurangau, Wilayah Pengecualian Konsesi. Adapun tujuan dari program ini Goals-nya adalah pertama kontribusi dalam pembangunan berkelanjutan can kedua upaya mendukung strategi bisnis,” ungkap Suriyanto.

Diaparkannya, program ini berdasar dari beberapa permasalahan yang ada di daerah tersebut. Baik itu dari sisi fisik maupun non fisik. Untuk permasalahan fisik adalah, kondisi jalan yang rusak dan tidak layak, tidak tersedianya akses jembatan penopang, tidak tersedianya akses listrik, tidak tersedianya fasilitas air bersih, kondisi gedung sekolah yang tidak layak, kondisi rumah ibadah yang tidak layak, adanya lahan perkebunan sporadis dan nomaden, serta tidak tersedianya fasilitas layanan kesehatan & tenaga kesehatan.

BACA JUGA:   Savyavasa Membuka Ekspansi ke Singapura

Adapun untuk kondisi non fisiknya adalah, tingginya angka putus sekolah, rendahnya ketersediaan tenaga pengajar dan tenaga kesehatan, tingginya angka kematian ibu, bayi dan anak, masih terdapat kasus stunting, serta tingginya angka rumah tangga miskin (RTM).

“Program ini terdiri dari empat pilar, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur. Dan Kideco menyiapkan struktur organisasi untuk pendampingan kemandirian program pasca tambang,” lanjut dia.

Beberapa program yang dilakukannya pun antara lain, di pendidikan, pebangunan gedung SD, pembangunan kantin sehat, pelatian guru, beasiswa S1 (full funded), dan lainnya. Di kesehatan ada program Canting (cegah & tangani stunting), pembangunan gedung puskesmas pembantu, pembangunan gedng posyandu, dan lainnya.

Selanjutnya di bidang ekonomi dibangun pembangunan perkebunan kelapa sawit 200 ha, pembangunan perkebunan karet 50 ha, pembangunan kawasan pertanian terpadu 6,5 ha (IFS), pelatihan & pendampingan kelompok tani sentra produk UMKM, dan lainnya. Serta untuk pilar infrastruktur adanya pembangunan jalan poros antar desa, pembangunan jalan pemukiman, pembangunan jembatan penghubung, penyediaan fasilitas air bersih, dan lain sebagainya.     

“Program ‘Kampoeng CSR’ ini mencakup 11 SDGs dari 17 SDGs yang ada sesuai kondisi desa. Dengan nilai manfaatnya adalah, antara lain, listrik penerangan usaha produktif, lalu lintas lancar untuk aktivitas sosial ekonomi, serta jarak tempuh lebih pendek. Dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) adalah 99% dengan SROI (Social Return of Investment) value di angka 3.99,” tuturnya.

Bahkan program CSR yang dijalankan Kideco ini sudah mencapai 61% dari seluruh penduduk Kabupaten Paser yang mencapai 275.452 jiwa dengan total penerima manfaat sebanyak 168,679 jiwa. “Penerima manfaat dari program–program CSR Kideco sudah mencapai lebih dari setengah penduduk Kabupaten Paser (61%),” ungkapnya.

BACA JUGA:   Ajak Masyarakat, SIG dan Anak Usaha Gelar Jalan Sehat di 14 Kabupaten/Kota

Manfaat lainnya bagi perusahaan adalah, adanya zero conflict yaitu hubungan baik antara perusahaan, masyarakat dan pemerintah. Juga adanya pencapaian target produksi, karena optimalnya kegiatan produksi dengan terciptanya situasi kondusif serta hadirnya Social License to Operate (Social  Legitimacy).

“Serta munculnya positive value, yakni tumbuhnya ‘rasa memiliki dan kebermanfaatan’ terhadap perusahaan serta peningkatan persepsi positif terhadap keberadaan perusahaan. Dengan kondisi demikian, maka Kideco telah berkontribusi terhadap program pemerintah di berbagai sector. Ini dukungan menuju ‘Prosperity’ bagi karyawan dan masyarakat lingkar perusahaan,” tandasnya.

Program CSR Lainnya

Lebih jauh ditegaskannya, program CSR selanjutnya yang digelar Kideco ada juga Arboretum Tandarayan. Ini adalah program pengelolaan kawasan konservasi dan eco education di lahan reklamasi berbasis pelibatan & pemberdataan masyarakat.

Program ini memiliki banyak manfaat, yaitu, dari sisi Economic & Wellbeing, menciptakan produksi 12 ton/bulan, munculnya omzet sebesar Rp30 juta/bulan, menghemat biaya pemakaian pupuk kimia sebesar Rp84 juta/bulan, adanya Kelompok Tani Harapan Mandiri, 15 orang anggota kelompok tani, dan satu desa penerima manfaatnya.

Sedang dari aspek Social & Community, adanya manfaat kesejahteraan 15 orang angota kelompok tani, menjadi media pembelajaran dan percontohan bagi petani lainnya, membuka lapangan kerja baru, serta adanya penghargaan Platinum dalam ICA 2020, ISDA 2021, 2022.

Sementara dari sisi Nature & Environment, didapat benefit berupa pemanfaatan limbah kotoran ternak sapi sebesar 144 ton, optimalisasi penggunaan pupuk organik sebagai pengganti pupuk kimia, terbentuknya koridor satwa, serta adanya area konservasi berbasis lingkungan. Selain program-program CSR  tersebut, tentu saja, beragam program CSR lainnya dari Kideco yang masih banyak lagi.

Tags: PT Kideco jaya AgungTOP CSR Awards 2023
Previous Post

Tertopang Kredit Bank, 11 Saham Direkomendasi di Minggu Ini

Next Post

Leader on Building City: 10 Rekomendasi dalam Memasarkan Kota

Comments 1

  1. Ayub says:
    3 years ago

    Mantab Kideco..semoga terus berkarya dan memberi inspirasi

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR