Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, berpotensi melanjutkan penguatan.
Penelitian Harian Samuel, Kamis, 31 Agustus 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan.
Pada perdagangan semalam (30/8) bursa AS ditutup menguat. Dow Jones naik 0,11%, S&P 500 0,38% dan Nasdaq 0,54%. Kenaikan terjadi karena investor menilai data ekonomi baru AS dan ikuti dengan menguatnya saham teknologi seperti chip Nvidia dan Apple setelah perusahaan mengirimkan undangan peluncuran iPhone 15 pada 12 September.
Dari pasar komoditas ditutup mixed. Minyak naik 0,37% ke level USD 81,66/bbl, emas +0,33% ke level USD 1.971,5/toz, nikel turun 0,61% ke level USD 20.644,50, batubara turun 2,26% ke level USD 158/ton dan CPO naik 2,03% ke level MYR 4.010.
Bursa regional pada perdagangan kemarin ditutup cenderung flat. Nikkei naik 0,33%, Hang Seng flat -0,01% dan Shanghai flat +0,04%.
Pada perdagangan kemarin, IHSG juga ditutup menguat 0,13% ke level 6.966,83 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 1 triliun. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 247,8 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 756,6 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 433,1 miliar), BBCA (Rp 40,6 miliar), dan PGAS (Rp 34,3 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBNI (Rp 100,6 miliar), EXCL (Rp 43,2 miliar), dan MDKA (Rp 38,1 miliar). Top leading movers emiten TLKM, MDKA, BMRI, sementara top lagging movers emiten BBRI, BBCA, CPIN.
Pagi ini bursa regional dibuka menguat. Nikkei naik 0,08% dan Kospi 0,13%. “Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak menguat seiring dengan sentimen global dan regional,” demikian tertulis.
