
Jakarta, businessnews.id — Bank Mandiri merencanakan melakukan akuisisi 80 persen saham Asuransi Jiwa InHealth Indonesia yang saat ini masih milik BPJS (Badan Pengelola Jaminan Sosial) Kesehatan–eks PT Askes. Adapun nilai akuisisi tersebut sebesar Rp 1,75 triliun.
Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Budi G Sadikin, pihaknya telah mendapat persetujuan dalam RUPST (rapat umum pemegang saham tahunan) guna melanjutkan aksi korporasi tersebut. “Peralihan kepemilikan ini akan memberi napas baru bagi Inhealth guna memerkuat bisnis melalui dukungan jaringan distribusi dan customer base yang dimiliki Bank Mandiri dan Jasindo,“ terangnya usai rapat tersebut di Jakarta hari ini.
Rencananya, pihaknya akan melakukan pengambilalihan 60 persen saham InHealth sebagai tahap pertama dalam waktu dekat ini. Dan kembali mengambil alih 20 persen saham InHealth menjelang akhir tahun 2014.
Dengan diakuisisinya InHealth, kata Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala N. Mansyur, pihaknya menargetkan peningkatan laba sebesar Rp 100 miliar sampai Rp 200 miliar per tahun untuk tahun-tahun pertama. Lantas, return on equity (ROE) dari 12 persen menjadi 25 persen sampai 27 persen.
Peningkatan kinerja itu akan dicapai dengan melakukan cross selling dengan nasabah Bank mandiri, dan juga nasabah sejumlah BUMN (badan usaha milik negara) yang saat ini berhubungan dengan Bank Mandiri.
“Itu ditambah dengan potensi jumlah angkatan kerja dalam setiap tahun yang meningkat 800.000 hingga 1 juta. Maka akan di serap oleh InHealth” ujarnya. (ZIZ)